Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

(Video) Mantan Pendeta Durban yang Miliki 100 Ribu Jemaat Ini Menangis Bersujud di Padang Arafah Bisa Haji

Ahmad
Terakhir diupdate: 28 Juni 2023 08:22 8:22 am
Ahmad
Dipublikasikan 27 Juni 2023 22:55
Bagikan
Mantan pendeta di Durban, Afsel Ebrahim Richmond menangis telah sampai di Tanah Suci Makkah untuk menunaikan ibadah haji
Bagikan

Hidayatullah.com— Beberapa bulan yang lalu sempat viral sebuah video dari Afrika Selatan, di mana ratusan pengikut gereja, termasuk sang pendeta, bersyahadat bersama-sama dengan menggunakan baju putih-putih.

Kini, mantan pendeta itu, Ebrahim Richmond telah sampai di Tanah Suci Makkah untuk menunaikan ibadah haji. Ebrahim berangkat ke tanah suci atas undangan Raja Salman dan Putra Mahkota Saudi, Mohammad Bin Salman (MBS).

Dalam sebuah video pendek yang dibuat oleh Media Centre Saudi, mantan pendeta di Durban, KwaZulu-Natal, terlihat menangis dan bersujud sukur ketika sampai di Bukit Arafah.

https://www.youtube.com/watch?v=WIxPgtgDeYg

Mimpi Pakaian Muslim

Sebelum memeluk Islam, Ebrahim Richmond adalah pendeta yang memiliki 100.000 anggota Jemaah. Dalam video itu, Ebrahim menceritakan kisahnya bagaimana awal mula tertarik pada Islam.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Pada suatu hari yang indah, Ebrahim yang sedang tidur di sebuah ruangan kecil di dalam gereja didekati oleh sebuah suara dalam tidurnya.

Ebrahim bermimpi ada suara yang memerintahkannya untuk memerintahkan ribuan pengikutnya mengenakan pakaian putih saat menghadiri gereja. Namun, seperti orang lain, dia mengabaikan mimpi itu karena mengira itu hanya mainan tidur.

“Saya sedang tidur di ruang kecil di gereja dan bermimpi di mana ada suara yang meminta saya untuk menyampaikan kepada para jemaat untuk menggunakan ghutras putih (pakaian sorban khas Muslim, red).”

Meskipun dia mencoba mengabaikan mimpinya, suara itu kembali terdengar saat dia tertidur. Mimpi itu datang berulang kali hingga pada suatu saat dia menjadi agresif, meminta Ebrahim untuk melaksanakan perintahnya.

“Beri tahu pengikutmu, pakailah pakaian putih saat datang ke gereja,” demikian suara mimpi itu kembali berulang.

Yakin akan firasatnya, Ebrahim mulai berjalan menuju gereja dan bersiap untuk menceritakan kepada para pengikutnya tentang mimpi yang dialaminya. Ia ingin para pengikutnya percaya bahwa mimpi itu telah ‘menghantui’ dirinya.

Ebrahim juga ingin memberi tahu para pengikutnya tentang pemakaian peci putih. Dengan izin Allah, para pengikutnya menerima masalah yang disampaikan dengan hati terbuka dan tidak ada satu pun keberatan yang disuarakan.

Saat pertemuan berikutnya diadakan, ribuan pengikut mengenakan peci putih di kepala mereka. Semua, menerima apa yang ia sampaikan, kata Ebrahim.

“Lalu saya pergi menemui jemaat saya dan memberi tahu mereka. Anda tahu, tidak ada susahnya bagi Allah mempermudah sesuatu. Tiba-tiba semua jemaat menerima dan mengikuti,” kata pria yang mengaku telah menjadi pelayan Tuhan selama lebih dari 15 tahun.

Ketika seorang pria Muslim datang untuk memimpin pembacaan syahadat, Ebrahim tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya dan mengatakan huja durubta sudah lama menunggunya datang ke gereja.

Ebrahim pun menceritakan apa yang terjadi padanya. Bahwa mimpi yang ditakdirkan oleh Tuhan, membuatnya lebih mudah menuju ke jalan kebenaran. Akhirnya, Richmond mengucapkan dua kalimat syahadat diikuti ribuan jemaatnya, sebagaimana terlihat dalam potongan video.

“Aku mengucapkan syahadat di dalam gereja, “ ujarnya dalam sebuah unggahan video pendek yang diunggah akun twitter Yusuf Abramjee.

Richmond mengatakan dia tidak percaya bahwa telah ditakdirkan Allah untuk melaksanakan ibadah haji tahun ini. “Ketika mereka memberi tahu saya, Anda akan pergi haji, saya berkata wow… dan ketika harinya tiba, saya tidak dapat mempercayainya,” ujarnya menangis di Arafah dengan mengenakan baju ihram.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:DurbanEbrahim RichmondhajiHaji 2023padang arafahPendeta Umlazi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bagaimana Rasanya Menjadi Warga Makkah Saat Musim Haji?
Tulisan selanjutnya Pemain Muslim Al-Hilal Kalidou Koulibaly Pesepakbola Muslim Senegal Ini Bersyukur Dapat Berkarir di Arab Saudi, Mengapa?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Dua Topan Mendera China dalam Sepekan Hampir 2 Juta Orang Dievakuasi
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?