Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kapal Relawan Mer-C Terdampar di Malakopak Mentawai

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 November 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Empat relawan organisasi kegawatdaruratan kesehatan “Medical Emergency Rescue Committee” (MER-C) Indonesia untuk misi bantuan korban tsunami Mentawai, Sumatra Barat, terdampar di laut lepas Samudera Hindia, dan sangat membutuhkan pertolongan. “SOS, kami dari MER-C, empat relawan dan anak buah kapal (ABK) terdampar dari kemarin (Ahad, 21/11) siang jam 14.00 WIB, mesin kapal rusak. Sampai saat ini lepas jangkar di laut lepas, Samudra Hindia,” demikian bunyi pesan singkat (SMS) yang disampaikan Ketua Presidium MER-C Indonesia dr Sarbini Abdul Murad dikutip Antara di Bogor, Senin. SOS secara umum dikenal sebagai tanda bahaya dalam keadaan darurat. Ia menjelaskan, SMS itu diterima dari para relawannya melalui ABK yang sampai saat ini masih terdampar dan sangat membutuhkan pertolongan. Menurut Sarbini, hingga kini relawan dan ABK lepas jangkar di laut lepas, Samudra Hindia, tepatnya dekat Malakopak, Pagai Utara, Kepulauan Mentawai. Di dalam kapal kayu kecil itu, tidak ada makanan dan minuman, sedangkan kondisi mesin rusak. Selain itu, peralatan untuk “service”-nya tidak ada, dan tali jangkar dikhawatirkan putus. Mengutip SMS para relawannya, mereka baru bisa mengirimkan pesan pada pukul 07.00 WIB, karena baru ada sinyal. Para relawan MERC juga menginformasikan bahwa, kontak terakhir yang bisa dilakukan adalah pada pukul 18.00 WIB sore hari Ahad (21/11), di mana ada sampan yang melintas, namun sampan itu tidak merespons. “Sekarang kami sedang menunggu bantuan kapal dari Sikakap,” kata Sarbini mengutip SMS dari relawannya. Ia menambahkan, hingga pukul 09.00 WIB, komunikasi tidak bisa dilakukan lagi. Empat relawan MER-C yang terdampar itu adalah tiga orang yang akan bertugas mengambil bantuan makanan di Pagai Utara untuk para korban, yakni Mustafa, Robby, dan Fathi, dan seorang perawat Kamal Putra. [ant/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Salafi Bisa Dukung Ikhwan di Luar Pemilu Parlemen
Tulisan selanjutnya Pemerintah Kolombia Buru Kolonel Zionis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet

Berita
8 Juni 2026 18:30
Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026
Bersama DPR-DPD RI, MUI Gelar Hari Dialog Antar Peradaban Internasional, Dorong Perdamaian Global dari Indonesia

Terbaru

  • Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz
  • Vape Piu Piu Bikin Pengguna Seperti Zombie, Kata Kepolisian Malaysia
  • PHK Tembus 23 Ribu Pekerja, DPR Desak Penguatan Perlindungan dan Percepatan Penyerapan Tenaga Kerja
  • Pra Kongres Umat Islam VIII, MUI Gelar Halaqah Nasional Bahas Pesantren Aman dan Ramah Anak
  • Bersama DPR-DPD RI, MUI Gelar Hari Dialog Antar Peradaban Internasional, Dorong Perdamaian Global dari Indonesia
  • Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?