Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Militer Sudan Dorong Pemuda Daftar Jadi Tentara untuk Melawan Paramiliter RSF

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Juli 2023 09:57 9:57 am
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Juli 2023 09:57
Bagikan
sudan kesepakatan pemberontak
Wakil Kepala Dewan Kedaulatan Sudan Mohamed Hamdan Dagalo
Bagikan

Hidayatullah.com– Militer Sudan, hari Senin (3/7/2023), mendorong para pemuda untuk mendaftar masuk ketentaraan guna membela negara dan melawan kelompok paramiliter RSF.

Sudan mengalami kekacauan sejak pertempuran pecah pada 15 April antara militer yang dipimpin Jenderal Abdel Fattah Burhan dan pasukan paramiliter Rapid Support Forces (RSF) yang dipimpin oleh Jenderal Mohammed Hamdan Dagalo. Sejak itu, lebih dari 3.000 orang tewas menurut Kementerian Kesehatan, sementara sekitar 2,5 juta orang kehilangan tempat tinggal menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa. Angka kematian yang sebenarnya diyakini jauh lebih tinggi, lansir Associated Press.

“Para komandan setiap angkatan dan komandan wilayah telah diinstruksikan untuk menerima dan memperlengkapi para pejuang, dan mereka harus mendatangi markas komando atau kesatuan terdekat,” kata militer Sudan di laman Facebook.

Seruan hari Senin itu dikumandangkan hanya beberapa hari setelah Jenderal Burhan menyampaikan pesan yang hampir senada dalam pidato yang disiarkan di televisi, meminta para pemuda dan orang-orang yang sanggup untuk bertempur untuk mendukung militer, baik dari “tempat tinggal mereka atau dengan bergabung ke dalam gerakan militer.”

Tidak jelas apakah nantinya seruan ini akan berkembang menjadi wajib militer.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Di ibukota Khartoum, RSF tsmpak menguasai jalan-jalan kota, menduduki rumah-rumah warga sipil dan mengubahnya menjadi pangkalan pasukan mereka.

Sementara itu di Provinsi Darfur Barat tampak terjadi aksi kekerasan. Dalam laporan yang dirilis dua pekan lalu oleh Kesultanan Dar Masalit, pemimpin komunitas etnis Masalit Afrika, disebutkan bahwa RSF dan mikisi Arab melakukan “genosida terhadap warga sipil Afrika.” Laporan itu memperkirakan bahwa kurun dua bulan terakhir lebih dari 5.000 orang sudah terbunuh di ibukota provinsi itu, Genena.

Beberapa pertemuan guna mengupayakan perdamaian yang diprakarsai oleh Riyadh dan Washington yang digelar di kota pesisir Arab Saudi, Jeddah, semuanya tidak membuahkan hasil. Sedikitnya ada sembilan kesepakatan gencatan senjata sejak bentrokan bersenjata pecah, tetapi tidak satupun yang dipatuhi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:DarfurKhartoumRSFSudan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saudi dan Negara Arab Beramai-Ramai Memanggil Duta Besar Swedia terkait Kasus Pembakaran Al-Quran
Tulisan selanjutnya 50 Menit, Menjaga Syiar Islam di Tana Toraja

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?