Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pembakar Al-Quran Salwan Momika Agen Mossad?

Ahmad
Terakhir diupdate: 12 Juli 2023 08:19 8:19 am
Ahmad
Dipublikasikan 12 Juli 2023 08:00
Bagikan
Salwan Momika, pria ateis asal Iraq yang membakar al-Quran di depan Masjid Stockholm Swedia dibawah pengawalan polisi
Bagikan

Hidayatullah.com—Kementerian Intelijen Iran mengklaim pengungsi Iraq yang bertindak barbar mencemarkan nama baik kesucian Al-Quran di luar sebuah masjid besar di ibukota Swedia selama perayaan Idul Adha bulan lalu Mossad, yang merupakan badan intelijen ‘Israel’.

Menurut sumber terpercaya yang diperoleh kementerian Iran, Salwan Momika lahir di Iraq pada 1986 dan bergabung dengan Mossad pada 2019. Selama berada di Irak, dia memainkan peran penting dalam memata-matai gerakan perlawanan dan berkontribusi pada destabilisasi negara, ujarnya dikutip IRNA.

Momika kemudian menunjukkan reputasi dan catatan kriminalnya yang terkenal untuk mendapatkan penerimaan dan dukungan dari Zionis. Sebagai imbalan atas pengkhianatannya terhadap bangsa Iraq, ia menerima bantuan dari Zionis untuk memperoleh kewarganegaraan Swedia.

Setelah menetap di Swedia, Momika melanjutkan perannya sebagai tentara bayaran untuk rezim pendudukan penjajah ‘Israel’, menyesuaikan misinya dengan keadaan dan peluang barunya.

“Dia ‘terkenal’ di negara asalnya berdasarkan catatan kriminal masa lalunya dan disambut oleh rezim Zionis pada saat itu,” ujar kementerian itu hari Senin.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

“Setelah direkrut oleh Mossad, Salwan mulai memainkan peran utama dalam memata-matai gerakan perlawanan dan mengejar rencana memecah belah untuk Iraq,” tambah kementerian itu.

Menurutnya, sebagai ‘hadiah’ atas pengkhianatannya terhadap tanah air dan komunitas Muslim, ateis itu kemudian diberikan tempat tinggal di Swedia atas bantuan rezim Zionis.

“Salwan kemudian terlibat dengan beberapa ‘misi’ sesuai dengan lingkungan baru di Stockholm.”

“Salah satu misinya adalah untuk mengalihkan perhatian internasional terhadap kekejaman ‘Israel’ terhadap warga Palestina di wilayah pendudukan Tepi Barat dengan tindakan keterlaluan membakar Al-Quran,” jelasnya.

Menurutnya, rencana jahat rezim Zionis yang ingin memprovokasi propaganda media di seluruh dunia tampaknya berhasil.  “Komunitas internasional hanya diam ketika kampanye invasi diluncurkan di Jenin beberapa hari kemudian.”

Kementerian tersebut mengungkapkan bahwa tindakan asusila membakar salinan kitab suci umat Islam di Swedia bertujuan untuk mengalihkan perhatian dari kejahatan keji yang dilakukan oleh rezim Israel, khususnya di kota Jenin, Tepi Barat yang diduduki.

“Fokusnya lebih pada insiden pembakaran Al-Quran. Ini adalah rencana umum rezim Zinois yang melakukan ‘proyek kriminal’ lainnya untuk mengaburkan mata publik,” tambahnya.

Ateis dan Anti-Islam

Dikutip dari laman freepressjournal.in, nama lengkapnya adalah Salwan Sabah Matti Momika. Pria yang mendadak terkenal di dunia karena membakar kitab suci Al-Quran di depan masjid di Stockholm Swedia  ini dulunya seorang pengungsi asal Iraq.

Pria berusia 37 tahun itu melarikan diri dari Iraq ke Swedia beberapa tahun lalu dan tinggal di kota Järna di Södertälje, Stockholm County.  Berbicara kepada CNN melalui telepon Rabu pagi ia mengaku datang ke Swedia lima tahun lalu dari Iraq dan memiliki kewarganegaraan Swedia dan mengidentifikasikan dirinya sebagai seorang ateis (tidak beragama).

Salwan Momika juga seorang anti-Islam (islamophobik) yang dikenal pengagum, Paludan, aktivis sekaligus politikus ekstrem kanan pendiri partai Stram Kurs.

Sebelum ini, ia sempat merilis video di media sosial untuk menginformasikan tentang aksinya membakar Al-Quran. “Demonstrasi saya akan berlangsung pada hari pertama Idul Adha. Demonstrasi saya akan dilakukan di depan masjid besar di Stockholm di mana saya akan membakar Al-Quran… Orang yang saya cintai, yang tinggal di Stockholm, dan ingin berpartisipasi dalam demonstrasi, dan berkontribusi baik secara finansial maupun emosional, informasi saya ada di bawah,” katanya dalam sebuah video diakhiri dengan ciuman.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineisraelMossadPembakar Al-QuranSalwan Momika
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Temui Dewan Pers, AMSI Desak Regulasi “Publisher Rights” Segera Disahkan
Tulisan selanjutnya Kitab Suci Dibakar, Kuwait Justru Mencetak 10 Ribu Al-Quran Bahasa Swedia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Berita
13 Juli 2026 06:04
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?