Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ukraina Ganti Natal ke 25 Desember Tegaskan Lepas dari Gereja Ortodoks Rusia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Juli 2023 09:38 9:38 am
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Juli 2023 07:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Ukraina memindahkan perayaan Natal ke tanggal 25 Desember sebagai penegasan pemisahan diri dari Gereja Ortodoks Rusia, yang merayakan hari kelahiran Yesus pada tanggal 7 Januari.

Keputusan itu ditandatangani oleh Presiden Volodymyr Zelenskiy pada hari Jumat (28/7/2023), mencerminkan semakin dalamnya perselisihan antara gereja ortodoks di Kyiv dan Moskow sejak invasi Rusia ke negara tetangga bekas bagian Uni Soviet itu.

“Perjuangan tanpa henti dan sukses demi identitas bangsa berkontribusi pada … keinginan setiap orang Ukraina untuk menjalani hidup mereka sendiri dengan tradisi dan hari liburnya sendiri,” bunyi catatan penjelasan perihal keputusan itu yang dimuat di website parlemen. seperti dilansir The Guardian.

Tujuan undang-undang baru itu adalah untuk “meninggalkan warisan Rusia yang memaksakan perayaan Natal pada 7 Januari”, kata catatan itu.

Gereja Ortodoks Ukraina secara tradisi merayakan Natal pada 7 Januari, sama seperti panutan mereka di Moskow, yang memberikan restu kepada Putin untuk menginvasi Ukraina.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Patriark Kirill, pimpinan tertinggi Gereja Ortodoks Rusia, merupakan pendukung Presiden Vladimir Putin dan menyatakan bahwa tentara Rusia yang terbunuh dalam invasi itu dibersihkan dari dosa-dosa mereka.

Tahun lalu, Gereja Ortodoks Ukraina sudah mempersilahkan umatnya untuk merayakan Natal pada 25 Desember.

Ukraina berada di bawah kepemimpinan spiritual Moskow setidaknya sejak abad ke-17, tetapi sebagian dari Gereja Ortodoks Ukraina memutuskan hubungan dengan Moskow pada 2019 menyusul pencaplokan oleh Rusia atas Krimea dan dukungan Moskow terhadap kelompok separatis Krimea.

Cabang Gereja Ortodoks Ukraina yang disokong Rusia juga mengatakan telah memutuskan hubungan dengan Moskow pada Mei 2022.

Perpindahan Natal ke 25 Desember adalah bagian dari proses nasional yang lebih besar untuk mencerabut simbol-simbol Rusia, Uni Soviet, dan komunisme, yang dimulai pada 2014 ketika Putin mencaplok Krimea dan bangkitnya pemberontakan di Donbas di bagian timur Ukraina.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Gereja OrtodoksHeadlineMoskowrusiaUkrainaVladimir Putin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya [Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar
Tulisan selanjutnya Kevin Spacey Dibebaskan dari Tuduhan Serangan Seksual Sesama Jenis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?