Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Anwar Ibrahim dan Erdogan Bekerja Sama Atasi Maraknya Islamofobia dan Kebencian terhadap Islam 

Ahmad
Terakhir diupdate: 22 September 2023 10:22 10:22 am
Ahmad
Dipublikasikan 22 September 2023 10:17
Bagikan
PM Malaysia Anwar Ibrahim (kiri) dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan saat pertemuan bilateral dalam memerangi islamophobia bersamaan dengan Majelis Umum PBB ke-78
Bagikan

Hidayatullah.com—Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dan Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan sepakat melakukan kerja sama melawan maraknya ancaman Islamofobia dan pembakaran kitab suci Al-Quran.

Dalam pernyataan bersama yang dikeluarkan hari Rabu (20/9/2023) setelah pertemuan para pemimpin dunia di sela-sela Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-78 di New York, mereka menyatakan keprihatinan atas munculnya “bentuk-bentuk baru rasisme” yang ditandai dengan xenofobia,  profil negative terhadap Islam dan stereotip terhadap umat Islam.

Kedua pemimpin itu mengecam “dengan kerasnya insiden baru-baru ini berupa pembakaran salinan Al-Quran yang terjadi di beberapa negara Eropa dengan kedok kebebasan berekspresi serta wacana populis yang memicu pelecehan, ujaran kebencian, dan agresi terhadap Islam dan Muslim” ujar mereka.

Erdogan dan Anwar juga menyatakan ‘keprihatinan mendalam’ tentang “meningkatnya tren kebencian, intoleransi, diskriminasi, dan tindakan kekerasan terhadap Muslim yang telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan di banyak bagian dunia, terutama di Eropa,” lapor Anadolu Agency.

Kedua pemimpin mengatakan mereka menyambut baik adopsi Resolusi Majelis Umum 76/254 yang menetapkan tanggal 15 Maret sebagai “Hari Internasional Memerangi Islamofobia.”

Baca Juga

Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’

Mereka juga menyambut debat langsung selama sesi ke-53 Dewan HAM  PBB untuk membahas “peningkatan yang mengkhawatirkan” dalam tindakan kebencian agama yang direncanakan dan dilakukan secara publik sebagaimana dimanifestasikan oleh penghinaan berulang terhadap Al-Quran dan adopsi Resolusi HAM PBB yang mendefinisikan pembakaran kitab suci sebagai kebencian agama.

Melalui kerja sama tersebut, Turkiye akan menerapkan strategi untuk menghadapi gerakan anti-Islam dan Islamofobia dengan lokasi kegiatan yang berpusat di Eropa dan Asia Barat, sedangkan Malaysia di kawasan Asia.

Kesepakatan resmi dicapai antara Perdana Menteri, Datuk Seri Anwar Ibrahim dan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan ketika kedua pemimpin sepakat untuk meningkatkan upaya kerja sama dan strategi untuk mengekang pergerakan pihak-pihak yang membenci Islam tanpa landasan yang kuat yang berpusat pada dunia Islam.  

Keputusan bersama ini juga menjadi tolok ukur baru bagi hubungan diplomatik Malaysia-Turki yang dikenal memiliki sejarah ‘persaudaraan’ yang kuat, terutama memperjuangkan dan mengagungkan Islam di kancah dunia, termasuk membela Islam dari ancaman dan sasaran kebencian secara global.  

Melalui 13 komitmen yang disepakati bersama, antara Anwar dan Erdogan memberikan kesan bahwa komitmen Malaysia dan Turki dalam menangani Islamofobia merupakan konsensus internasional yang serius yang patut didukung oleh umat Islam di seluruh dunia, khususnya Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan organisasi NGO Islam.

Keduanya menyambut baik Resolusi Majelis Umum 77/318 tentang Mempromosikan Dialog Antaragama dan Antarbudaya serta Toleransi dalam Melawan Perkataan Kebencian yang diadopsi pada tanggal 25 Juli.

Dalam pernyataan bersama Presiden Erdogan dan Anwar Ibrahim menggarisbawahi bahwa tindakan kebencian agama, rasisme, diskriminasi, dan xenofobia merupakan ancaman terhadap perdamaian dan memicu budaya kekerasan.

Mereka juga meminta semua pemangku kepentingan terkait, termasuk pemerintah, untuk meningkatkan upaya mengatasi diskriminasi, xenofobia, rasisme, dan ujaran kebencian sejalan dengan hak asasi manusia internasional.

Sebelumnya, hari Rabu (6/9/2023) lalu, dalam pembicaraan dengan delegasi dari Dewan Organisasi Muslim Amerika Serikat (USCMO), residen Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa serangan terhadap Al-Quran tidak dapat “dibenarkan dengan alasan kebebasan berekspresi” dan bahwa tindakan semacam itu “menyasar perdamaian dan stabilitas sosial”.

Erdogan juga meminta mereka untuk menyampaikan kepada Kongres AS dan kalangan politik lainnya tentang bahaya Islamofobia dalam pertemuan di Kompleks Kepresidenan Ankara.*

Yuk bantu dakwah media bersama hidayatullah.com BCA 1280720000 a.n. Yayasan Baitul Maal Hidayatullah (BMH)

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Anwar Ibrahimdan TurkiyeHeadlineislamofobiapembakaran al-QuranPM MalaysiaRecep Tayyip Erdogan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Khutbah Jumat: Potret Indah Pribadi Nabi ﷺ
Tulisan selanjutnya TikTok Belum Kantongi Izin Bisnis e-commerce, Pemerintah Masih Mengkaji Kebijakan Transformasi Digital yang Adil 

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Berita
17 Oktober 2026 21:46
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel

Terbaru

  • Jihad Santri di Era Modern
  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India

19 Oktober 2026 21:48
Berita

Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?

19 Oktober 2026 16:57
Berita

Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

19 Oktober 2026 12:57
Berita

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

17 Oktober 2026 10:37
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?