Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Dunia Islam Mengecam Pembakaran Salinan Al-Quran oleh PEGIDA Berkedok Kebebasan Ekspresi

Ahmad
Terakhir diupdate: 26 September 2023 05:14 5:14 am
Ahmad
Dipublikasikan 25 September 2023 16:15
Bagikan
Edwin Wagensveld, tokoh PEGIDA melakukan perobekan dan pembakaran salinan Al-Quran di depan Kedutaan Turki di Den Haaq (AA)
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemimpin PEGIDA, sebuah kelompok Islamofobia, sekali lagi merobek kitab suci umat Islam, Al-Quran, dan menginjaknya di depan beberapa Kantor Kedutaan Besar Negara Muslim di Belanda pada hari Sabtu, lapor Anadolu Agency.

PEGIDA atau Patriotische Europaeer Gegen die Islamisierung des Abendlandes (Kaum Patriotik Eropa Melawan Islamisasi Barat), melakukan aksi pembakaran salinan Al-Quran dengan cara merobek, menginjak-injak kitab suci umat Islam di luar kedutaan-kedutaan asing.

Dengan menghancurkan lebih banyak salinan Al-Quran di luar kedutaan Pakistan, Indonesia, dan Denmark di Den Haag, Edwin Wagensveld, tokoh PEGIDA juga menghina Islam dan Muslim dunia.

https://twitter.com/i/status/1705895032572596314

Dalam kejadian yang terjadi di depan Kedutaan Besar Turki itu, ia juga menginjak halaman Al-Quran dan menghina pemeluknya. Edwi Wagensveld menghina Turki dan masyarakatnya serta mengucapkan terima kasih kepada aparat polisi yang melindunginya saat melakukan penistaan terhadap Kitab Suci umat Islam sedunia itu.

Sebelumnya, dalam sebuah undangan di media X (sebelumnya bernama Twitter), kelompok PEGIDA, mengirim pemberitahuan akan melancarkan aksi islamophobia ini di empat kedutaan; Pakistan, Indonesia, Turki dan Denmark di Den Haaq, Belanda.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Reaksi Dunia Islam

Aksi memalukan ini mengundang kecaman negara-negara Muslim. Demikian lansir Al Arabiya, Senin (25/9/2023), Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menegaskan kembali penolakan penuh Kerajaan terhadap tindakan kebencian dan berulang-ulang yang “tidak dapat diterima dengan pembenaran apa pun.”                                                                                                 

Menurut Arab Saudi, tindakan tersebut jelas-jelas memicu kebencian, pengucilan, dan rasisme, dan secara langsung bertentangan dengan upaya internasional yang berupaya menyebarkan nilai-nilai toleransi, moderasi, serta penolakan terhadap ekstremisme, dan melemahkan rasa saling menghormati yang diperlukan dalam hubungan antara masyarakat dan negara.

Pemerintah Turki mengutuk keras penistaan terhadap Al-Qur’an oleh pentolan PEGIDA tersebut. Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan bahwa Ankara mengutuk penyebaran “serangan provokatif” yang justru diperbolehkan dilakukan di negara-negara Eropa berkedok kebebasan berekspresi.

“Menanggapi provokasi ini, yang diakui oleh PBB sebagai kebencian agama dan pelanggaran hukum internasional, negara di mana serangan tersebut terjadi sekarang harus mengambil tindakan yang efektif,” kata kementerian tersebut, seperti dikutip dari Middle East Monitor (MEE), Senin (25/9/2023).

Turkiye meminta pihak berwenang Belanda untuk mengambil tindakan yang diperlukan terhadap para pelaku dan mengambil tindakan untuk mencegah terulangnya serangan serupa. Akif Cagatay Kilic, kepala penasihat Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan juga mengecam penistaan terhadap Al-Qur’an di Belanda.

“Lawan tindakan provokatif yang menjijikkan ini, negara ini dan para penguasanya sekarang harus mengambil tindakan yang diperlukan!” kata Kilic.

Sementara Organisasi Konferensi Islam (OKI) juga mengutuk keras aksi ini. “Sekretariat Jenderal OKI mengutuk keras tindakan provokatif penodaan kitab suci  Al-Quran yang dilakukan pada tanggal 23 September 2023, di depan kedutaan besar beberapa negara anggota OKI di Den Haag, Belanda,” demikian pernyataan organisasi yang bermarkas di Jeddah, Arab Saudi  ini hari Senin (25/9/2023).*

Baca>> (Video) Aksi Islamofobia PEGIDA Terganggu, Pemuda Muslim Membawa Lari Salinan Al-Quran yang Hendak Dibakar

Yuk bantu dakwah media melalui BCA 1280720000 a.n. Yayasan Baitul Maal Hidayatullah (BMH)

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anti-IslamBelandaDen HaaqHeadlineislamofobiaPegidapembakaran al-Quran
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya (Video) Pemuda Muslim Membawa Lari Salinan Al-Quran yang Hendak Dibakar Pegida
Tulisan selanjutnya Pria Amerika Ini jadi Pasien Kedua Menerima Transplantasi Jantung Babi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?