Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Seperempat Penduduk Malaysia Terancam Kehilangan Tempat Tinggal Pada 2030 karena Perubahan Iklim

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Oktober 2023 11:21 11:21 am
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Oktober 2023 11:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Para ilmuwan iklim memperkirakan bahwa pada tahun 2030 sekitar 25 persen penduduk Malaysia akan mengungsi akibat dampak perubahan iklim.

Menurut analisis yang dilakukan oleh United Nations Children’s Fund (UNICEF) terhadap data dari Internal Displacement Monitoring Centre (IDMC), Malaysia menyaksikan 354.000 pengungsian internal terkait perubahan iklim antara tahun 2016 dan 2021.

“Situasinya meningkat pada tahun 2021 ketika bencana banjir saja sudah memicu sekitar 129.000 pengungsi internal, melonjak dari 24.000 pengungsi yang tercatat pada tahun sebelumnya.

“Pada tahun 2022, IDMC mencatat 156.000 orang mengungsi akibat banjir, tanah longsor, dan badai, menegaskan tanda-tanda perubahan iklim yang tidak dapat disangkal,” kata UNICEF dalam laporannya.

Laporan berjudul “Children Displaced in a Changing Climate” itu menemukan bahwa anak-anak memiliki risiko tinggi mengalami cedera dan kematian saat terjadi badai dan banjir, serta lebih rentan terhadap infeksi penyakit yang ditularkan melalui vektor.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Laporan tersebut juga mengungkapkan bahwa bencana terkait cuaca menyebabkan 43,1 juta anak mengungsi di 44 negara antara tahun 2016 dan 2021, yang berarti sekitar 20.000 anak mengungsi setiap harinya.

Meskipun Malaysia tidak termasuk dalam laporan global tersebut, negara jiran ini menghadapi ancaman nyata berupa pengungsian akibat banjir.

“Perubahan iklim adalah masalah hak-hak anak. Perubahan iklim merampas masa depan seluruh generasi mereka. Anak-anak dan remaja memahami bahwa bencana dan perubahan iklim akan berdampak signifikan terhadap kehidupan mereka. Mereka bukan sekedar penerima manfaat dari aksi iklim. Dengan alat, sumber daya, dan dukungan yang tepat, mereka dapat bertindak, mengadvokasi, dan melindungi teman, keluarga, dan komunitas mereka dari kerusakan lingkungan,” kata perwakilan UNICEF ​​Malaysia Robert Gass dalam pernyataannya hari Jumat (6/10/2023) seperti dilansir Bernama.

Direktur eksekutif UNICEF ​​Catherine Russell mengungkapkan keprihatinannya mengenai dampak psikologis dan emosional yang dialami anak-anak pengungsi.

“Sangat menakutkan bagi anak mana pun ketika kebakaran hutan yang ganas, badai, atau banjir melanda komunitas mereka. Bagi mereka yang terpaksa mengungsi, ketakutan dan dampaknya bisa sangat menghancurkan, yaitu kekhawatiran apakah mereka akan dapat kembali ke rumah, melanjutkan sekolah, atau terpaksa mengungsi lagi.”

Untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut, UNICEF ​​mendesak pemerintah, donor, mitra pembangunan, dan sektor swasta untuk segera mengambil tindakan guna melindungi anak-anak dan remaja yang berisiko menjadi pengungsi di masa depan, termasuk mereka yang sudah menjadi kehilangan tempat tinggalnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Malaysiapengungsiperubahan iklim
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Respon Qatar terhadap peristiwa serangan Palestina ke Israel Qatar: Perang Ini Terjadi karena Israel Sendiri
Tulisan selanjutnya Pengadilan Inggris Tolak Gugatan Kekasih Gelap Bekas Raja Spanyol Juan Carlos I

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?