Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Nigeria Tidak Mengakui Gelar Sarjana dari Beberapa Negara Tetangga

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Januari 2024 18:30 6:30 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Januari 2024 18:30
Bagikan
niat menuntut ilmu
Bagikan

Hidayatullah.com– Nigeria mengatakan pihaknya memperluas penghentian pengakuan gelar sarjana dari dua negara tetangga menjadi empat negara termasuk Kenya dan Uganda.

Keputusan itu dibuat hanya beberapa hari setelah pemerintah negara di Afrika Barat itu menghentikan akreditasi gelar pendidikan tinggi dari Benin dan Togo.

“Kami tidak akan berhenti hanya pada Benin dan Togo,” kata Menteri Pendidikan Tahur Mamman hari Rabu (3/1/2024) saat wawancara dengan stasiun televisi setempat Channels Television seperti dilansir BBC.

Dia menambahkan bahwa penghentian akreditasi serupa dilakukan terhadap Uganda, Kenya dan bahkan Niger.

Langkah ini diambil pemerintah Nigeria guna menghentikan praktik perdagangan gelar sarjana palsu yang belum lama ini dibongkar oleh koran Daily Nigerian.

Baca Juga

‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Umar Audu, reporter koran tersebut yang melakukan penyamaran, mengungkapkan bagaimana dia berhasil meraih gelar sarjana – yang normalnya didapatkan setelah menempuh perkuliahan selama empat tahun – dari sebuah universitas di Benin hanya dalam waktu kurang dari dua bulan.

Mamman mengaku dirinya tidak merasa kasihan terhadap orang-orang yang akan terdampak dengan keputusan pemerintah tersebut, karena mereka sebenarnya bukan korban melainkan “bagian dari rantai kriminal yang seharusnya ditangkap”.

Nigeria sudah melakukan investigasi resmi terhadap kementerian-kementerian dan lembaga-lembaga yang mengurus soal kualifikasi akademik yang diperoleh di luar negeri.

Mamman menegaskan bahwa langkah pemerintah itu justru akan melindungi para penyedia lapangan kerja dan integritas kualifikasi akademik Nigeria.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:nigeriasarjana
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polisi Maroko dan Spanyol Sita 1,488 Ton Kokain
Tulisan selanjutnya Raja Salman Undang Umroh Gratis 1.000 Tokoh Islam dari Seluruh Dunia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

4 Juni 2026 10:00
Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

4 Juni 2026 09:00
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?