Hidayatullah.com—Kementerian Kesehatan di Gaza, yang dijalankan oleh Hamas, hari ini mengatakan bahwa setidaknya 24.100 orang telah tewas di wilayah tersebut dalam lebih dari tiga bulan perang antara Palestina dan ‘Israel’.
Pernyataan kementerian menyebutkan jumlah korban jiwa termasuk 132 orang tewas dalam 24 jam terakhir, sementara banyak orang masih terjebak di bawah reruntuhan dan 60.834 orang terluka sejak 7 Oktober tahun lalu, lapor AFP.
Lebih dari 1.000 anak-anak Palestina di Gaza harus diamputasi setelah menderita luka parah akibat serangan rezim Zionis di Jalur Gaza dalam 100 hari terakhir, menurut Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) hari ini.
Baca juga: Abu Ubaidah: 1000 Kendaraan ‘Israel’ Dihancurkan, Musuh Gagal Bebaskan Tawanan
Juru bicaranya, James Elder, mengatakan bantuan kemanusiaan terlalu sedikit dan sulit untuk memberikan layanan bantuan dan beberapa pasien meninggal karena kekurangan obat-obatan, Kantor Berita Iran (IRNA) melaporkan.
“Risiko yang tidak dapat diterima ini terjadi pada saat sistem pangan dan kesehatan di Jalur Gaza berada di ambang kehancuran.
“Lebih dari 80 persen anak-anak menderita kemiskinan pangan yang parah dan lebih dari dua pertiga rumah sakit tidak lagi berfungsi karena kekurangan bahan bakar, air dan pasokan medis penting atau karena rumah sakit tersebut rusak parah akibat serangan,” katanya.*
Baca juga: 4.000 Tentara ‘Israel’ Dinonaktifkan, Diperkirakan 30.000 Tentara Lain Cacat