Hidayatullah.com– Seorang pria Belgia dibebaskan dari tuduhan berkendara dalam keadaan mabuk setelah diketahui bahwa dia menderita auto-brewery syndrome (ABS), kondisi sangat langka di mana tubuh seseorang dapat menghasilkan alkohol.
Pengacara pria itu, Anse Ghesquiere, hari Senin (22/4/2024) mengatakan bahwa “malangnya secara kebetulan” kliennya tersebut bekerja di sebuah pabrik minuman beralkohol. Beruntung tiga dokter yang memeriksanya kliennya secara independen menyatakan pria itu menderita ABS.
Dilansir The Guardian dari media Belgia, dalam putusannya hakim di Pengadilan Kepolisian Bruges menegaskan bahwa pria itu – yang tidak disebutkan namanya sesuai dengan aturan yang berlaku – tidak mengalami gejala intoksikasi.
Lisa Florin, seorang pakar biologi klinik di rumah sakit AZ Sint-Lucas di Belgia, mengatakan orang-orang dengan ABS tubuhnya memproduksi alkohol yang sejenis dengan alkohol pada minuman beralkohol.
Orang yang tidak dilahirkan dengan kondisi ABS dapat mengalaminya apabila mereka memiliki gangguan berkaitan dengan usus. Gejala-gejala yang timbul biasanya berbicara dengan nada seperti orang mabuk, kerap tersandung, kehilangan fungsi motorik, pusing dan sering bersendawa.*