Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Hamas Beberkan Isi Proposal Gencatan Senjata dengan Mediator Qatar dan Mesir

Ahmad
Terakhir diupdate: 7 Mei 2024 07:19 7:19 am
Ahmad
Dipublikasikan 7 Mei 2024 07:09
Bagikan
Wakil Ketua Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) di Jalur Gaza, Khalil al-Hayya
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemimpin senior Hamas Khalil al-Hayya hari Senin (6/5/2024) malam membocorkan isi proposal gencatan senjata dengan pihak penjajah ‘Israel’ yang dimediatori di Qatar dan Mesir. Menurut Khalil al-Hayya, kesepakatan mencakup tiga tahap.

Di antaranya adalah gencatan senjata diusulkan AS selama 42 hari. Dalam pernyataannya kepada Al Jazeera ia mengatakan bahwa pada hari pertama perjanjian tahap pertama, terdapat komitmen yang jelas untuk menghentikan sementara semua operasi militer.

“Dalam perjanjian ini, kami mencapai tujuan gencatan senjata, pemulangan pengungsi, pengiriman bantuan, dan kesepakatan pertukaran yang serius,” ujarnya kepada Al Jazeera.

“Pada tahap pertama perjanjian, ada kesepakatan komitmen yang jelas untuk menghentikan sementara operasi militer (permanen),” ujarnya.

“Tidak ada batasan pengembalian pengungsi, dan ini adalah teks yang jelas dalam proposal perjanjian,” tambah dia lagi.

Baca Juga

Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya

Selanjutnya, Hamas mengirim pesan kepada pihak mediator tentang kesepakatan ini, termasuk menelpon Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. “Kami memberi tahu para mediator tentang persetujuan penuh kami terhadap proposal gencatan senjata,” ujarnya dikutip Palestine Information Centre (PIC).

“Saudara Mujahid Ismail Haniyah, Kepala Biro Politik Gerakan Hamas, melakukan panggilan telepon dengan Perdana Menteri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdul Rahman Al Thani, dan dengan Menteri Intelijen Mesir, Tuan Abbas Kamel, dan memberi tahu mereka tentang persetujuan gerakan Hamas atas proposal mereka mengenai perjanjian gencatan senjata,” kata juru bicara kelompok Hamas kepada PIC.

Menurut Hamas, kini “keputusan berada di tangan penjajah ‘Israel’.” Dia menunjukkan bahwa “para mediator mengatakan kepada kami bahwa Presiden AS jelas berkomitmen untuk memastikan implementasi perjanjian tersebut.”

Di bawah ini poin-poin penting kesepakatan gencatan senjata yang disetujui pihak Hamas;

1. Gencatan Senjata Segera:  Semua pihak menyetujui gencatan senjata segera, yang mencakup penghentian semua aksi pertempuran.

2. Penarikan Bertahap dari Gaza Tengah: Sebuah mekanisme dibentuk untuk penarikan pasukan secara bertahap dari poros Netsarim dan Jalan Al-Rashid selama periode tertentu.

3. Penarikan Lengkap ke Perbatasan sebelum 7 Oktober: Semua pasukan mundur ke luar perbatasan yang diakui secara internasional sebelum tanggal 7 Oktober, yang mengakibatkan penarikan diri sepenuhnya.

4. Kesepakatan Pertukaran Tawanan: Pertukaran tahanan berlangsung dalam beberapa hari, diikuti dengan negosiasi lebih lanjut untuk membahas pertukaran tentara dan tahanan yang dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. 5. Setelah mendapatkan jaminan, perjanjian tersebut akan dilaksanakan dalam waktu 48 jam dari sekarang.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gazagencatan senjataHAMASHeadlineisraelKhalil al-HayyaMesirpalestinaQatar
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hamas dan Pejuang Palestina Terima Gencatan Senjata, ‘Israel’ Tetap Ingin Serang Rafah
Tulisan selanjutnya Rentetan Rudal Al-Qassam Tewaskan 4 Tentara ‘Israel’ dan Lukai Belasan Lainnya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

Berita
5 September 2026 09:34
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Uni Eropa Bendera
Berita

Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

5 September 2026 10:14
Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

3 September 2026 15:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?