Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Penjajah ‘Israel’ Gunakan Iklan Google untuk Mendiskreditkan UNRWA

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 28 Agustus 2024 23:19 11:19 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 29 Agustus 2024 06:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Entitas Zionis ‘Israel’ menggunakan jasa iklan di pencarian Google untuk mendiskreditkan badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) menurut laporan Wired pada Senin (26/08/2024).

Menurut Wired, agen periklanan pemerintah ‘Israel’ membeli iklan untuk pencarian kata “Unrwa” dan “Unrwa USA” untuk menarik pengguna pencarian ke sebuah situs web yang menghubungkan badan tersebut dengan Hamas.

Dalam situs web yang dikelola pemerintah Zionis tersebut, ‘Israel’ menuduh bahwa Unrwa tidak menyatakan apakah mempekerjakan anggota Hamas melanggar netralitasnya, sebuah tuduhan yang dibantah keras oleh lembaga tersebut.

Pada bulan Januari, beberapa negara Barat menangguhkan pendanaan UNRWA setelah ‘Israel’ menuduh 12 dari 30.000 karyawan organisasi tersebut berpartisipasi dalam serangan mendadak yang dilakukan oleh Hamas di wilayah penjajahan ‘Israel’ pada tanggal 7 Oktober.

Colonna, badan yang ditugaskan oleh PBB untuk menyelidiki tuduhan ‘Israel’, menemukan bahwa entitas Zionis tidak memberikan “bukti pendukung” untuk mendukung tuduhan hubungan staf UNRWA dengan Hamas.

Baca Juga

Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya

Laporan tersebut juga memberikan rekomendasi kepada UNRWA, termasuk memperkuat fungsi audit internal dan meningkatkan pengawasan eksternal terhadap manajemen proyek.

Sejak penerbitan laporan tersebut, beberapa negara telah memulihkan pendanaan untuk lembaga tersebut, termasuk Inggris, Jerman, Australia, Kanada, dan Swedia.

Staf di UNRWA, yang menyadari adanya iklan ‘Israel’ di Google, mengajukan banding kepada raksasa teknologi tersebut untuk menghapus apa yang mereka anggap sebagai kampanye informasi yang salah. Iklan tersebut masih muncul di hasil pencarian Google, hingga akhir Agustus.

Antara bulan Mei dan Juli, ketika pengguna mencari 300 istilah yang berhubungan dengan UNRWA , iklan ‘Israel’ muncul 44 persen dari waktu pencarian. Iklan UNRWA USA sendiri hanya muncul 34 persen dari waktu.

‘Bertujuan untuk menyingkirkan UNRWA’

Mara Kronenfeld, dari UNRWA USA, mengatakan bahwa lembaga ini telah menghabiskan ribuan dolar dan waktu staf untuk mencoba mengalahkan iklan ‘Israel’ di Google.

Terlepas dari iklan ‘Israel’, UNRWA memiliki 78.000 donatur hingga Agustus tahun ini, sebuah rekor bagi organisasi ini sejak didirikan pada tahun 2005.

Kronenfeld mengatakan bahwa ia khawatir bahwa upaya propaganda ‘Israel’ dapat mempengaruhi persepsi masyarakat tentang peran UNRWAselama perang yang sedang berlangsung.

“Ada kampanye yang sangat kuat untuk menyingkirkan UNRWA,” katanya. “Saya ingin masyarakat mengetahui apa yang terjadi dan sifat berbahaya dari hal tersebut, terutama pada saat kehidupan warga sipil diserang di Gaza.”

Karyawan Google yang berbicara kepada Wired mengatakan bahwa kampanye anti-UNRWA merupakan salah satu dari beberapa kampanye iklan yang dilakukan ‘Israel’ dalam beberapa bulan terakhir, yang menuai kecaman dari dalam dan luar perusahaan.

Seorang juru bicara Google mengatakan bahwa pemerintah dapat menjalankan iklan yang sesuai dengan kebijakan perusahaan, dan bahwa “tindakan cepat” akan diambil jika ada kebijakan yang dilanggar.

Kementerian Luar Negeri ‘Israel’ tidak menanggapi permintaan komentar dari Wired.

Kronenfeld mengatakan bahwa dalam beberapa bulan terakhir, untuk setiap $1 yang dibelanjakan untuk iklan online, laba atas investasi yang diperoleh adalah $25. Namun, ia mengatakan bahwa persaingan dari iklan ‘Israel’ berarti bahwa iklan tersebut memenangkan lebih sedikit lelang dan karena itu dilihat oleh lebih sedikit pengguna.

UNRWA didirikan pada tahun 1949 – setahun setelah Nakba (atau bencana) di mana 750.000 orang Palestina dipaksa keluar dari rumah mereka selama pembentukan Israel – untuk menyediakan layanan kesehatan, pendidikan, dan bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina di Gaza, Tepi Barat yang diduduki Israel, Yordania, Suriah, dan Lebanon.

Saat ini, lembaga ini merupakan pemberi kerja terbesar kedua di Gaza, setelah Hamas. Lembaga ini memiliki 30.000 karyawan, 13.000 di antaranya berada di Jalur Gaza.

Di daerah kantong yang terkepung itu, lembaga ini mengelola 183 sekolah, 22 fasilitas kesehatan, dan tujuh pusat wanita, di antara beberapa fasilitas lainnya.

Sekolah-sekolahnya dihadiri oleh 286.645 siswa di Gaza, sementara fasilitas kesehatannya memiliki 3,4 juta kunjungan rata-rata per tahun, menurut data PBB.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:googleisraelpalestinapengungsiUNRWA
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Swedia akan Adili Dua Pelaku Pembakaran Quran
Tulisan selanjutnya Prancis Uji Coba Larangan Siswa SD-SMP Pakai HP di Sekolah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Berita
3 September 2026 15:08
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Uni Eropa Bendera
Berita

Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

5 September 2026 10:14
Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Berita

Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

3 September 2026 14:11
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?