Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

UEA, Negara Arab Pertama yang Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 8 September 2024 23:26 11:26 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 9 September 2024 08:00
Bagikan
Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Barakah Uni Emirat Arab UEA
Bagikan

Hidayatullah.com – Uni Emirat Arab baru saja menyelesaikan pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir, menjadikannya sebagai negara Arab pertama yang membangun PLTN.

PLTN Barakah, meski selesai dibangun pada Ahad (08/09/2024), belum langsung dapat beroperasi penuh.

Reaktor keempat dan terakhir dari pembangkit ini mulai beroperasi secara komersial pada hari Kamis, yang merupakan tonggak sejarah penting bagi ambisi energi negara ini.

Barakah, yang berarti “berkah” dalam bahasa Arab, terletak di Abu Dhabi dan akan menghasilkan 40 terawatt-jam (TWh) listrik setiap tahun. Produksi ini akan memenuhi 25 persen kebutuhan listrik UEA, menurut perusahaan milik negara Emirates Nuclear Energy Corporation (ENEC).

Pembangkit ini juga akan memasok listrik ke industri-industri utama seperti Perusahaan Minyak Nasional Abu Dhabi, Emirates Steel, dan Emirates Global Aluminium.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Presiden Sheikh Mohamed bin Zayed Al-Nahyan memuji penyelesaian PLTN ini sebagai “langkah signifikan” menuju target nol emisi UEA.

“Kami akan terus memprioritaskan keamanan dan keberlanjutan energi untuk kepentingan bangsa dan rakyat kami hari ini dan esok,” kata bin Zayed dalam sebuah unggahan di X.

Pembangkit listrik tenaga nuklir ini merupakan bagian dari strategi UEA untuk mengurangi ketergantungannya pada bahan bakar fosil dan meningkatkan energi terbarukan pada tahun 2050.

Program nuklir UEA, yang diluncurkan pada tahun 2009, merupakan bagian dari investasi sebesar $20 miliar.

Dengan keempat reaktor yang sekarang beroperasi, negara ini bergabung dengan sekelompok kecil negara yang memiliki pembangkit listrik tenaga nuklir yang berfungsi.

Namun, UEA menyatakan bahwa ambisi nuklirnya semata-mata untuk tujuan damai, yang membedakannya dengan program nuklir Iran, yang diperlakukan dengan penuh kecurigaan oleh ‘Israel’, negara-negara Teluk tetangga dan sekutu Barat mereka.

Sesama negara GCC, Arab Saudi juga berencana untuk mengembangkan industri nuklir sebagai bagian dari strategi transisi energi.

Kerajaan ini bertujuan untuk menambah kapasitas energi nuklir sebesar 17 gigawatt pada tahun 2032. Namun, perkembangannya relatif lambat, dengan negara ini masih berada di tahap awal upaya pengembangan nuklir.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Pembangkit Listrik Tenaga NuklirPLTNUEAUni Emirat Arab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aksi Heroik Supir Truk Yordania, Tembak Mati 3 Penjaga Perbatasan ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Houthi Lagi-Lagi Berhasil Tembak Jatuh Drone MQ-9 Amerika Serikat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset

Berita
28 Agustus 2026 12:20
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

31 Agustus 2026 18:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?