Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tiga Perempat Pemegang Sertifikat Halal Malaysia di Penang Perusahaan non-Muslim

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 September 2024 07:52 7:52 am
Ama Farah
Dipublikasikan 11 September 2024 07:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Majlis Agama Islam Negeri Pulau Pinang (MANPP) mengatakan dari bulan Januari sampai Juni tahun ini, 76 persen pemegang sertifikat halal (SPHM) di Penang didominasi oleh perusahaan non-Muslim, termasuk badan usaha yang dimiliki oleh non-Bumiputera dan asing. Sementara sidanya 24 persen merupakan perusahaan Muslim (Bumiputera).

Presiden MANPP Datuk Mohamad Abdul Hamid mengatakan angka itu terdiri dari 462 perusahaan non-Muslim dan 139 perusahaan Muslim, berukuran mikro, kecil, menengah, serta multinasional dan asing.

Mohamad yang juga menjabat sebagai timbalan ketua menteri 1 Pulau Pinang, mengatakan bahwa data tersebut menunjukkan persentase pedagang non-Bumiputera yang mengajukan sertifikasi halal lebih tinggi dibandingkan pedagang Bumiputera dan hal ini menunjukkan bahwa sertifikasi Halal Malaysia dipercaya oleh semua pihak, tanpa memandang latar belakang agama atau suku.

“Untuk lebih mendorong pengajuan sertifikasi halal, prosesnya juga dipercepat. Di Penang, prosesnya dipersingkat dari 90 hari menjadi 30 hari kerja sejak November tahun lalu,” kata Mohamad dalam sebuah pernyataan yang dirilis hari Selasa (10/9/2024) seperti dikutip Bernama.

Lebih lanjut dia mengatakan, data statistik menunjukkan jumlah pemegang sertifikat Halal Malaysia di Penang mengalami kenaikan dari 58 perusahaan pada tahun 2008 menjadi 1.651 perusahaan per Agustus 2024. 

Baca Juga

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

Sertifikasi Halal Malaysia untuk keperluan dalam negeri tersedia melalui sembilan skema: kedai makanan, produk makanan dan minuman, kosmetik, farmasi, produk utilitas, alat kesehatan, layanan logistik, rumah pemotongan hewan dan Original Equipment Manufacturer (OEM).

Menurut  Mohamad, sertifikasi Halal Malaysia juga dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan serta membuka pasar yang lebih luas, baik lokal maupun internasional.

Menurut laporan State of the Global Islamic Economy (SGIE) 2023 yang dirilis Dinar Standards, Malaysia berada di peringkat pertama sektor makanan halal pada  Global Islamic Economy Indicator (GIEI) 2023.

Oleh karena itu, dia mendorong publik supaya terus mendukung upaya-upaya dan komitmen Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM) untuk meningkatkan jumlah perusahaan pemegang sertifikat Halal Malaysia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:halalMalaysiaPenang
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Tulisan selanjutnya Sekolah Dasar dan Menengah di Arab Saudi Mulai Mengajarkan Bahasa China

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Berita
31 Agustus 2026 21:38
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

3 September 2026 15:08
Berita

Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

3 September 2026 14:11
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?