Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Paus Fransiskus Kritik Kedua Capres Amerika Serikat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 September 2024 15:20 3:20 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 September 2024 15:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Paus Fransiskus, hari Jumat (13/9/2024), mengkritik dua calon presiden Amerika Serikat yang akan maju dalam pemilihan bulan November, Donald Trump dan Kamala Harris.

Paus Fransiskus mengkritik Donald Trump atas rencananya untuk mendeportasi jutaan imigran dan Kamala Harris atas pendiriannya yang mendukung hak aborsi.

Ketika ditanya oleh awak media di atas pesawat tentang pemilihan presiden AS dalam penerbangannya kembali ke Roma dari Singapura, Paus mengatakan bahwa tidak menyambut kedatangan para migran adalah dosa “berat”, dan dia menyamakan aborsi dengan “pembunuhan”.

Meskipun Paus tidak menggunakan nama Trump dan Harris, ia merujuk secara khusus pada kebijakan dan jenis kelamin mereka. Meskipun mengkritik kedua kandidat, ia mengatakan umat Katolik harus memberikan suaranya dalam pemilihan presiden Amerika Serikat bulan November, lansir Reuters.

“Tidak memilih itu buruk,” kata Paus berusia 87 tahun itu. “Itu tidak baik. Anda harus memilih.”

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

“Anda harus memilih kejahatan yang lebih kecil,” imbuhnya. “Siapa yang lebih kecil kejahatannya? Wanita itu, atau pria itu? Saya tidak tahu. Setiap orang, dalam hati nurani, [harus] berpikir dan melakukan ini.”

Lebih lanjut dia berkata, “Baik mereka yang mengusir para migran, maupun mereka yang membunuh anak-anak…, keduanya menentang kehidupan.”

Paus menyebut imigrasi sebagai “hak”, dengan mengutip Bibel yang menyebut anak yatim, janda, dan orang asing sebagai tiga jenis orang yang harus diperhatikan oleh masyarakat. “Tidak menyambut para migran adalah dosa,” kata Paus. “Dosa besar,” tegasnya.

Fransiskus mengatakan aborsi “adalah membunuh manusia”. Ia mengatakan tidak ada alasan untuk melakukan aborsi. 

“Itu adalah pembunuhan,” katanya. “Tentang hal-hal ini kita harus berbicara dengan jelas. Tidak ada ‘tetapi’ atau ‘bagaimanapun’.”

Trump dalam kampanye berjanji untuk menindak tegas imigrasi ilegal dan mendeportasi jutaan imigran yang sudah berada di AS jika terpilih kembali sebagai presiden. Ia juga menolak untuk mengesampingkan kemungkinan membangun kamp tahanan bagi imigran tak berdokumen.

Harris berjanji untuk menandatangani undang-undang apa pun yang disahkan oleh Kongres untuk memulihkan hak aborsi, yang dibatalkan oleh Mahkamah Agung AS dalam keputusan Dobbs tahun 2022.

Fransiskus, pemimpin sekitar 1,4 miliar umat Katolik di seluruh dunia, biasanya berhati-hati dalam memberikan komentar politik. Namun, dia kerap mengkritik pedas kebijakan pro-aborsi yang bertentangan dengan ajaran Katolik.

Ia juga sebelumnya mengkritik retorika anti-imigran Trump. Selama pemilihan umum 2016, dia mengatakan pandang-pandangan Trump “tidak sesuai dengan ajaran Kristen”.

Umat Katolik Amerika, yang jumlahnya sekitar 52 jutai, sering dianggap sebagai pemilih penentu yang suaranya dibutuhkan untuk kemenangan seorang kandidat. Di beberapa negara bagian yang menjadi medan pertempuran sengit, seperti Pennsylvania dan Wisconsin, lebih dari 20% penduduk dewasa beragama Katolik.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatkatolikpaus Fransiskus
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Den Haag Kota Pertama yang Melarang Iklan Bahan Bakar Fosil
Tulisan selanjutnya Dua Tahun Kematian Mahsa Amini Marak Wanita Iran Bepergian Tanpa Hijab

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Berita
16 Oktober 2026 14:56
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

14 Oktober 2026 16:55
Berita

Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

13 Oktober 2026 16:03
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?