Hidayatullah.com– Nigeria hari Sabtu (26/10/2024) diberi hadiah kemenangan 3-0 atas Libya tanpa harus bertanding, setelah tim nasional Super Eagle itu ditelantarkan sampai kelaparan saat akan tanding babak kualifikasi Africa Cup of Nations (AFCON) di Libya awal bulan ini.
Komite kedisiplinan Confederation of African Football mengatakan Libya juga harus membayar denda $50.000.
Tim nasional sepakbola Nigeria melaporkan bahwa mereka diperlakukan “tidak manusiawi” setelah pesawat sewaan mereka mendarat di Libya, lansir DW.
Tim Super Eagle mengatakan mereka ditelantarkan di sebuah bandara yang tidak ada petugasnya selama lebih dari 20 jam tanpa makanan dan minuman. Mereka kemudian kembali pulang ke Nigeria tanpa bertanding di Benghazi, sekitar 250 kilometer jauhnya dari bandara di mana mereka mendarat.
Keputusan hari Sabtu itu menjadikan Nigeria berada di peringkat teratas Grup D dengan total poin 10.
Nigeria sekarang 4 poin di atas peringkat kedua Benin dan unggul 5 poin dari Rwanda. Sementara Libya berada di urutan buncit Grup D dengan 1 poin.
Babak kualifikasi hanya menyisakan dua laga. Dua tim teratas dari setiap grup berhak maju ke putaran final di Maroko tahun 2025.
Perlakuan buruk negara tuan rumah terhadap tim tamu saat akan bertanding sudah menjadi taktik umum di lingkungan sepakbola Afrika. Trik lain yang biasa dipakai termasuk memperlambat proses pemeriksaan imigrasi saat ketibaan tim tamu, perjalanan dengan bus yang sangat lama, serta fasilitas latihan yang minim.*