Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Diingatkan Menyimpang, Pasangan Gay Malaysia tetap “Menikah”

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 10 Agustus 2012 16:21
Bagikan
Seperti diketahui, kebanyakan gay di Malaysia hidup bebas
Bagikan

Hidayatullah.com–Meski Perdana Menteri Najib Razak telah mengatakan dalam pidatonya bahwa perilaku gay, lesbian dan waria adalah bagian dari “budaya menyimpang” yang seharusnya “tidak punya tempat di negara ini”,  rupanya pernyataan tersebut tidak dihiraukan oleh penganut gay kelahiran Malaysia, Ngeo Boon Lin dan pasangannya Phineas III yang tetap “menikah” di Malaysia.

Ngeo Boon Lin, adalah seorang pendeta gay etnis China “menikahi” pasangan seorang produser musik di New York. Mereka percaya bahwa “pernikahan” tersebut adalah yang pertama kali terjadi di negara mayoritas Muslim.

Sabtu lalu, pasangan gay ini mengadakan resepsi tertutup dengan sekitar 200 tamu, termasuk beberapa wartawan berbahasa China yang diminta untuk tidak melaporkan acara tersebut sampai acara pernikahan tersebut selesai diadakan.

“Kami bersyukur bisa membuat sejarah baru di Malaysia,” kata kedua pasangan gay tersebut seperti yang dikutip dari alarabiya.net, Selasa (07/08/2012).

Meskipun Ngeo mengidentifikasikan dirinya sebagai seorang penganut Kristen, tetapi Menteri untuk Urusan Islam Malaysia menyuarakan kekhawatirannya pada waktu itu bahwa perkawinan tersebut bisa mempromosikan “ekstrimisme” di antara 28 juta penduduk Malaysia, termasuk Muslim etnis Melayu yang terdiri dari hampir dua pertiga populasi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebuah surat kabar milik partai berkuasa di Malaysia mendesak pemerintah mencegah Ngeo untuk mempromosikan perayaan perkawinannya gay-nya yang dilangsungkan di Malaysia tersebut.

“Ini hak saya untuk merayakan secara sukacita dengan orang yang saya sayangi,” kata Ngeo pada The Associated Press. “Pemerintah dapat membuat protes, konservatif agama dapat membuat protes, tetapi mereka tidak diterima di sini.”

Seperti diketahui, kebanyakan gay di Malaysia hidup bebas. Padahal, pelanggar terhadap penganut ini sangatlah keras.

Sebelum ini, ketika mencuat adanya berita  festival gay di Malaysia, banyak kalangan sepakat bersatu untuk menolak.

Budiman Mohd Zodi, Wakil organisasi Malaysian Association of Youth Clubs (MAYC), dalam sebuat surat yang dikirim keredaksi BeritaHarian, Malaysia, mempertanyakan adanya keganjilan mengapa program-program ‘kebebesan seks’ seperti itu justru dipromosikan di Malaysia, yang nota-bene berpenduduk Islam.

“Mengapakah program seperti ini dipromosikan di Malaysia? Sebuah negara yang majoritas rakyatnya beragama Islam,” ujarnya.

Ia bahkan mengungkapkan, sudah jelas UUD di malaysia pasal 3 (1) memperuntukkan Islam adalah agama persatuan. Di pentas dunia Malaysia juga dihormati sebagai sebuah negara Islam.

Baginya, tindakan bijak pihak kepolisian mengharamkan kelompok-kelompok gay atau lesbi mengadakan acara adalah sesuatu yang harus dipuji karena dinilai teelah membuat kerisauan masyarakat.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sikap Simpatik Menlu, Istri PM Turki dan Putrinya Lihat Muslim Myanmar
Tulisan selanjutnya Wajib Daftar, I’tikaf Full Time di Saudi Dijamin Nyaman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?