Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

(VIDEO) Pria Muslim Ini Dipukuli dan Dipaksa Teriakkan “Hidup Dewa Rama”

Ahmad
Terakhir diupdate: 8 November 2024 10:57 10:57 am
Ahmad
Dipublikasikan 8 November 2024 10:48
Bagikan
Seorang pria Muslim India dipukuli dan dipaksa teriakkan “Hidup Dewa Rama”
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang pria Muslim dipukuli dan dipaksa meneriakkan “Jai Shree Ram” (Hidup Dewa Rama) oleh massa Hindu di sekitar kuil Muthyalamma di Bhimavaram, Andhra Pradesh.

Tidak cukup itu, massa Hindu radikal ini juga menuduhnya menyerang kuil dan kemudian beberapa pria yang dilengkapi dengan tongkat mengepung, mengancam, dan menyerangnya.

लोकेशन : भीमावरम,आंध्रप्रदेश

मुस्लिम व्यक्ति के साथ मारपीट कर धार्मिक नारा लगवाया और उसकी रैली निकाली।

हिंदुत्ववादी भीड़ ने मुथयालम्मा मंदिर पर हमले जैसे गंभीर आरोप लगाते हुए कथित रूप से मुस्लिम व्यक्ति के साथ मारपीट की और उसकी रैली निकाली और उसे पुलिस के हवाले किया। pic.twitter.com/LFMVyEkCyg

— The Muslim (@TheMuslim786) November 2, 2024

Karena takut dan tertekan, pria Muslim itu mulai berteriak ‘Jai Shree Ram’ berulang kali dan tanpa henti untuk menyelamatkan dirinya.

“Apakah Anda Jaishriram? Dia adalah raja India. Sebutkan nama Anda! Apakah Anda seorang Hindu atau bukan?” kata seorang dari gerombolan itu berteriak dari belakang, sementara dia hanya berusaha menjaga diri dari serangan kekerasan yang agresif.

Dalam video yang viral di X, seorang wanita tua juga terlihat berdiri bersama para penyerang dan memukuli Muslim tersebut dengan tongkat kayu.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

“Kenapa kamu tidak sebutkan saja namamu? Bagaimana mungkin orang seperti dia dinamai seperti raja India?” gerutu massa, mendiskusikan penampilannya di antara kecurigaan penuh kebencian untuk menyebutkan agamanya.

Menurut Wikipedia, Jai Shri Ram adalah sebuah ekspresi seruan dalam Bahasa India, yang diterjemahkan menjadi “Kejayaan untuk Dewa Rama” atau “Kemenangan untuk Dewa Rama”, biasa dipakai oleh penganut Hindu sebagai simbol ketaatan terhadap Hindu.

Seruan tersebut sering dipakai organisasi-organisasi radikal Hindu India seperti Vishva Hindu Parishad (VHP), Partai Bharatiya Janata (BJP) dan sekutu-sekutu mereka, yang memakai slogan tersebut sejak akhir abad ke-20 sebagai alat untuk meningkatkan visibilitas Hindu di tempat-tempat umum dan dipakai sebagai seruan perang.

Sayangnya akhir-akhir ini sering disalahgunakan dan dipakai dalam kekerasan komunal melawan orang-orang di luar keyakinannya dan digunakan sebagai ujaran kebencian terhadap kelompok Muslim.

Catatan terbaru menunjukkan, kasus ujaran kebencian anti-Muslim (Islamofobia) di India meningkat signifikan hingga mencapai 62 persen pada paruh kedua 2023 jika dibandingkan dengan enam bulan pertama tahun tersebut.

Data yang diungkapkan sebuah kelompok penelitian berbasis di Washington ini  meningkat serang genodisa penjajah ‘Israel’ terhadap warga Gaza Palestina.

Kelompok studi India Hate Lab telah mendokumentasikan 668 insiden ujaran kebencian yang menargetkan Muslim pada 2023. 255 di antaranya terjadi pada paruh pertama tahun ini, sementara 413 terjadi dalam enam bulan terakhir 2023, kata kelompok peneliti tersebut dalam sebuah laporan yang dirilis Senin.

Sekitar 75 persen, atau 498, dari insiden tersebut terjadi di negara bagian yang diperintah oleh Partai Nasionalis Hindu Bharatiya Janata (BJP) yang dipimpin oleh Perdana Menteri Narendra Modi, menurut laporan itu. Negara bagian Maharashtra, Uttar Pradesh, dan Madhya Pradesh merupakan negara bagian yang mencatatkan ujaran kebencian paling tinggi.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anti-MuslimHeadlineHidup Dewa RamaHinduIndiaislamofobiamuslim India
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pro-Jokowi Tak Terima Ketuanya Dikaitkan Judi Online
Tulisan selanjutnya Donat Churros Asal Spanyol Marak, LPPOM MUI Minta Masyarakat Cek Kehalalan Makanan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?