Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pemimpin Hamas Tidak Lagi Berada di Doha Tetapi Kantornya Tidak Ditutup Permanen

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 November 2024 07:54 7:54 am
Ama Farah
Dipublikasikan 20 November 2024 07:54
Bagikan
Emir Qatar Syeikh Tamim bin Hamad Al Thani bertemu pemimpin Hamas Ismail Haniya di Doha
Bagikan

Hidayatullah.com– Para pemimpin senior Hamas di luar Gaza, beserta para tokoh dan tim negosiasinya tidak lagi berada di Doha, kata pemerintah Qatar dan seorang pejabat senior Palestina.

Jubir Kementerian Luar Negeri Qatar mengatakan kantor Hamas tidak lagi berfungsi karena Qatar menangguhkan upaya mediasi gancatan senjata di Gaza, meskipun menekankan bahwa kantor tersebut tidak ditutup permanen.

Pejabat Palestina mengatakan kepada BBC bahwa tim negosiator Hamas menyesuaikan kehadiran mereka di kawasan itu dan menyembunyikan lokasi mereka supaya tidak membuat malu negara tuan rumahnya.

Namun, mereka mengatakan sepertinya Khalil al-Hayya berada di Turki dan beberapa kali bepergian ke negara itu kurun dua bulan terakhir.

Qatar sudah menjadi tuan rumah biro politik Hamas sejak tahun 2012 dan memainkan peran penting dalam memfasilitasi negosiasi-negosiasi tidak langsung antara kelompok tersebut dan Israel.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Awal bulan ini, Qatar mengumumkan bahwa mereka memghentikan sementara perannya sebagai mediator gencatan senjata sampai pihak Hamas dan Israel sama-sama menunjukkan keinginan dan keseriusan mereka untuk berunding untuk mengakhiri perang. Namun, Doha membantah kabar yang menyebutkan bahwa pihaknya meminta para pemimpin Hamas untuk pergi dari Qatar.

Hari Selasa (19/11/2024), juru bicara Kementerian Kementerian Luar Negeri Majed al-Ansari dalam keterangan persnya mengkonfirmasi bahwa tokoh-tokoh dan pemimpin Hamas yang tergabung dalam tim negosiasi sudah tidak lagi berada di Doha.

“Seperti yang Anda ketahui, mereka berpindah-pindah dari satu ibu kota ke ibu kota lain. Saya tidak ingin membahas secara rinci apa maksudnya,” imbuhnya, seperti dilansir BBC.

“Namun, yang bisa saya katakan dengan sangat jelas adalah bahwa kantor Hamas di Doha didirikan untuk kepentingan proses negosiasi. Jelas, ketika tidak ada proses mediasi, kantor itu sendiri menjadi tidak berfungsi.”

Dia juga menegaskan bahwa “keputusan untuk menutup kantor itu secara permanen adalah keputusan yang akan Anda dengar langsung dari kami dan tidak boleh menjadi bagian dari spekulasi media”.

Pada hari Senin, Hamas mengatakan lewat platform media sosial Telegram bahwa sumber-sumber dalam kelompok tersebut “membantah apa yang telah disebarkan oleh beberapa media Israel tentang kepemimpinan Hamas yang meninggalkan Qatar dan pindah ke Turki”.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HAMASpalestinaQatarTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ribuan Narapidana atau Napi Maroko Jadi Penghafal Al-Quran 13.000 Narapidana di Maroko Jadi Penghafal Al-Quran
Tulisan selanjutnya Anak dari Istri Pangeran Pewaris Tahta Norwegia Jadi Tersangka Pemerkosaan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?