Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

ICC Keluarkan Perintah Penangkapan, Tiga Negara Ini Siap Tangkap Netanyahu

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 22 November 2024 09:22 9:22 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 22 November 2024 09:22
Bagikan
Benjamin Netanyahu bersembunyi di Bunker
Bagikan

Hidayatullah.com – Italia, Belanda dan Kanada mengatakan pada Kamis bahwa mereka akan mematuhi surat perintah penangkapan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant.

Daftar isi
  • Italia
  • Belanda
  • Kanada
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Sehari sebelumnya, ICC merilis surat perintah penangkapan berdasarkan temuan bahwa Netanyahu dan Gallant melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan atas perang di Gaza. Pengadilan juga mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk kepala militer kelompok perlawanan Palestina, Mohammed Deif.

Italia

Menteri Pertahanan Italia, Guido Crosetto, mengatakan bahwa negaranya akan berkewajiban untuk menangkap Netanyahu jika ia berkunjung.

Crosetto – yang negaranya menjadi ketua G-7 bergilir tahun ini – mengatakan kepada program Porta a Porta di televisi RAI bahwa ia yakin ICC “salah” menempatkan Netanyahu dan Gallant pada level yang sama dengan Hamas.

Namun dia mengatakan bahwa jika Netanyahu atau Gallant “datang ke Italia, kami harus menangkap mereka.”

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Ini bukan pilihan politik, tetapi Italia terikat sebagai anggota ICC untuk bertindak berdasarkan surat perintah pengadilan, kata Crosetto.

Menteri Luar Negeri Antonio Tajani sebelumnya lebih berhati-hati, dengan mengatakan: “Kami mendukung ICC, dengan selalu mengingat bahwa pengadilan harus memainkan peran hukum dan bukan peran politik.

“Kami akan mengevaluasi bersama dengan sekutu-sekutu kami apa yang harus dilakukan dan bagaimana menafsirkan keputusan ini,” ujar Tajani.

Ini menjadi pertama kalinya pengadilan dunia menetapkan seorang pemimpin negara besar Barat melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Panel ICC mengatakan bahwa ada alasan yang masuk akal untuk meyakini bahwa Netanyahu dan mantan menteri pertahanannya bertanggung jawab atas kejahatan perang berupa kelaparan dan kejahatan kemanusiaan berupa pembunuhan, penganiayaan, dan tindakan-tindakan tidak berperikemanusiaan lainnya.

Perang ‘Israel’ telah menyebabkan kehancuran yang belum pernah terjadi sebelumnya di seluruh Gaza, menghancurkan sebagian wilayah dan mengusir hampir seluruh penduduk yang berjumlah 2,3 juta orang dari rumah mereka, membuat sebagian besar bergantung pada bantuan untuk bertahan hidup.

Lebih dari 13 bulan perang berlangsung, ‘Israel’ telah menewaskan lebih dari 44.000 warga Palestina, sebagian besar wanita dan anak-anak, menurut otoritas kesehatan setempat.

Pembantaian dimulai setelah serangan perlawanan lintas batas Palestina terhadap ‘Israel’ pada 7 Oktober 2023, yang menewaskan sekitar 1.200 orang.

Belanda

Menteri Luar Negeri Belanda Caspar Veldkamp, tempat Mahkamah Pidana Internasional berada, mengkonfirmasi bahwa Belanda akan menangkap Netanyahu jika ia tiba di tanah Belanda.

“Garis dari pemerintah sudah jelas. Kami berkewajiban untuk bekerja sama dengan ICC… kami mematuhi 100% Statuta Roma,” ujar Veldkamp saat menjawab pertanyaan di parlemen pada Kamis.

Josep Borrell, kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, mengingatkan bahwa surat perintah penangkapan adalah masalah hukum dan bukan masalah politik, dan bahwa surat perintah tersebut mengikat semua 27 negara anggota Uni Eropa dan penandatangan ICC lainnya untuk melaksanakannya.

“Tragedi di Gaza harus dihentikan,” kata Borrell kepada para wartawan dalam kunjungannya ke Yordania pada hari Kamis. “Ini bukan keputusan politik. Ini adalah keputusan pengadilan internasional, dan keputusan pengadilan harus dihormati dan dilaksanakan.”

“Keputusan ini adalah keputusan yang mengikat semua negara pihak dalam pengadilan, yang mencakup semua anggota Uni Eropa,” tambahnya.

Kanada

Secara terpisah, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeadu menegaskan dukungan dan kepatuhan negaranya terhadap surat perintah ICC.

“Pertama-tama, seperti yang selalu dikatakan Kanada, sangat penting bagi semua orang untuk mematuhi hukum internasional. Ini adalah sesuatu yang telah kami serukan sejak awal konflik,” kata Trudeau kepada para wartawan di Toronto.

Kanada adalah salah satu anggota pendiri Mahkamah Pidana Internasional dan Mahkamah Internasional.

Ketika ditanya apakah Netanyahu dan Gallant akan ditangkap jika mereka menginjakkan kaki di Kanada, Trudeau mengatakan, “Kami membela hukum internasional, dan kami akan mematuhi semua peraturan dan putusan pengadilan internasional.”

Ia juga menekankan perlunya mencari solusi untuk genosida di Jalur Gaza. “Kita perlu melihat bantuan mengalir ke orang-orang yang menghadapi kelaparan dan penyakit,” katanya.

Mendesak agar semua sandera dibebaskan, Trudeau menegaskan pentingnya gencatan senjata dan “kembali ke jalur menuju solusi dua negara, dengan Israel yang damai yang hidup berdampingan dengan negara Palestina yang damai.”

Dewan Nasional Muslim Kanada (NCCM) menggambarkan pernyataan Trudeau sebagai “langkah maju yang serius dan besar menuju keadilan bagi Gaza dan Palestina.”

“Hari ini, Perdana Menteri melakukan hal tersebut dengan menerima bahwa Kanada akan mengakui surat perintah penangkapan. Ini berarti, secara teori, Netanyahu dan Gallant dapat ditangkap jika mereka menginjakkan kaki di Kanada,” katanya.

Menekankan bahwa ini adalah “momen penting,” kelompok Muslim tersebut menyatakan bahwa “Kanada telah memilih untuk melakukan hal yang benar.”

“Ini adalah langkah maju yang penting dan kita harus terus menjunjung tinggi hukum internasional dan komitmen kita terhadap hak asasi manusia,” tambahnya.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Benjamin NetanyahuICCMahkamah Pidana Internasionalsurat perintah penangkapan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penerapan dan Kedudukan Ilmu Hadits  
Tulisan selanjutnya Pasang Emblem Geng di New Zealand Bisa Ditangkap

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”

Berita
27 Agustus 2026 14:15
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?