Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Serangan Udara Pakistan Menewaskan 46 Warga Sipil di Afghanistan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Desember 2024 14:22 2:22 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Desember 2024 14:22
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Serangan udara Pakistan di wilayah timur Afghanistan yang berbatasan dengannya menewaskan 46 warga sipil, kata pemerintah Taliban. Islamabad berdalih serangan itu menarget tempat persembunyian teroris, alasan serupa yang biasa dulu dipakai oleh pasukan Amerika Serikat dan sekutunya.

Pada Selasa malam (24/12/2024), juru bicara pemerintah Kabul Zabihullah Mujahid mengatakan kepada AFP bahwa Pakistan membombardir empat daerah di distrik Barmal, Provinsi Paktika.

“Total jumlah yang tewas 46, kebanyakan anak-anak dan perempuan,” kata Mujahid, seraya menambahkan enam lainnya terluka, sebagian besar bocah.

Baik pihak Kementerian Luar Negeri maupun militer Pakistan menolak untuk memberikan komentar, lapor AFP.

Namun, seorang pejabat senior keamanan Pakistan mengatakan bahwa serangan tersebut menarget tempat-tempat persembunyian teroris. Serangan dilakukan dengan menggunakan jet-jet tempur berserta drone dan mereka berhasil membunuh sedikitnya 20 militan anggota Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP), kelompok kelahiran asli Pakistan yang tidak berhubungan dengan Taliban Afghanistan tetapi memiliki ideologi yang mirip.

Baca Juga

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

“Argumen dari para pejabat Afghanistan yang mengklaim ada warga sipil yang menjadi korban tidak berdasar dan menyesatkan,” kata pejabat tersebut yang tidak bersedia diungkapkan identitasnya.

Dalam pernyataan yang dirilis Selasa malam (24/12/2024), pihak Kementerian Keamanan Afghanistan mengutuk serangan tersebut, menyebutnya “biadab” dan merupakan “agresi yang nyata”. Pernyataan itu juga menegaskan bahwa pemerintah Kabul tidak akan bersikap diam karena kedaulatan wilayah negaranya sudah dilanggar.

Seorang penduduk Barmal bernama Maleel mengatakan kepada AFP bahwa serangan Pakistan hari Selasa tersebut menewaskan 18 orang anggota dari satu keluarga.

“Pemboman itu mengenai dua atau tiga rumah. Pada salah satu rumah, 18 orang terbunuh, seluruh anggota keluarga itu kehilangan nyawanya,” kata Maleel.

Dia mengatakan satu serangan menewaskan tiga orang di sebuah rumah lain dan melukai beberapa orang yang kemudian dilarikan ke rumah sakit.

Pejabat Taliban mengatakan sebagian korban merupakan penduduk lokal dan sebagian lainnya merupakan pengungsi dari daerah Waziristan di Pakistan.

Wilayah Waziristan Utara, yang berbatasan dengan Provinsi Paktika, secara historis rutin menjadi target serangan oleh pihak Pakistan maupun Amerika Serikat yang menyerbu Afghanistan pada 2001 pasca peristiwa 9/11 dengan dalih memberantas kelompok-kelompok bersenjata dan teroris yang bersembunyi di sana.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Afghanistan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengadilan Korsel Memulai Sidang Pemakzulan Presiden Yoon
Tulisan selanjutnya facebook donald trump diblokir Biden Kurangi Hukuman 37 Terpidana Mati, Trump Bilang “Go to hell!”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?