Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Sri Lanka Tindak Tegas Turis ‘Israel’ yang Buat Onar dan Bangun Bisnis Ilegal

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 9 Januari 2025 01:46 1:46 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 9 Januari 2025 06:00
Bagikan
Turis Israel di Sri Lanka
Turis Israel di Sri Lank
Bagikan

Hidayatullah.com – Sri Lanka berjanji akan menindak tegas wisatawan ‘Israel’ yang berbuat onar dan mendirikan bisnis ilegal di negara tersebut.

Pemerintah mencatat ada 25.514 kedatangan warga ‘Israel’ ke Sri Lanka pada tahun 2024. Salah satu destinasi favorit mereka adalah Teluk Arugam, sebuah kota kecil di pesisir tenggara yang terkenal sebagai salah satu tempat berselancar atau surfing terbaik di dunia.

Wilayah yang mayoritas penduduknya beragama Islam ini menjadi berita utama internasional pada bulan Oktober tahun lalu, ketika pihak berwenang AS dan ‘Israel’ memperingatkan warga mereka tentang apa yang mereka katakan sebagai “ancaman teroris” yang terfokus pada daerah wisata dan pantai. Peringatan itu muncul setelah serangkaian insiden keributan yang dilakukan oleh turis ‘Israel’.

Unggahan media sosial dari para pengunjung Teluk Arugam dan keluhan dari penduduk setempat menunjukkan bahwa banyak warga ‘Israel’ yang datang untuk berlibur setelah ikut serta dalam perang genosida yang sedang berlangsung terhadap warga Palestina di Gaza.

Warga juga mengeluhkan munculnya bisnis-bisnis ‘Israel’ di daerah tersebut dan pendirian rumah Chabad – pusat komunitas Yahudi dan tempat ibadah.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Perdana Menteri Harini Amarasuriya mengatakan dalam sidang parlemen hari Rabu bahwa pihak berwenang Sri Lanka tidak memberikan “izin apapun bagi warga Israel untuk membangun tempat ibadah keagamaan atau bangunan terkait” dan “pemerintah akan mengambil tindakan cepat untuk menghentikannya.”

“Pemerintah belum mengeluarkan visa apapun bagi warga Israel untuk terlibat dalam kegiatan bisnis di Sri Lanka, terutama di bawah visa turis. Mereka terlibat dalam kegiatan tersebut dengan melanggar hukum kami,” kata Amarasuriya, lansir New Arab pada Rabu (08/01/2025).

Reaksi pemerintah ini menyusul protes bulan lalu di ibu kota Sri Lanka dan petisi oleh kelompok masyarakat sipil yang menuntut pemeriksaan khusus bagi warga ‘Israel’ yang tiba di negara itu.

Pemicu langsung dari protes tersebut adalah diketahui seorang tentara ‘Israel’ yang telah melakukan kejahatan perang di Jalur Gaza berkunjung ke Sri Lanka.

Pria tersebut ditemukan di Sri Lanka oleh Hind Rajab Foundation, sebuah organisasi non-pemerintah yang berbasis di Belgia, yang mengupayakan tindakan hukum terhadap personil militer ‘Israel’ yang terlibat dalam pembunuhan puluhan ribu warga Palestina di Gaza selama 15 bulan terakhir.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelpariwisataSri Lankaturis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Belum Puas, Presiden Prabowo Minta Biaya Haji Diturunkan Lagi
Tulisan selanjutnya Pelatihan Keuangan Keluarga Pekerja Profesional asal Indonesia di Jepang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Berita
13 Juli 2026 17:00
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?