Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Regulator Inggris Menyelidiki Forum Bunuh Diri Online Terkait 50 Kematian

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 April 2025 19:07 7:07 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 April 2025 19:07
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Regulator penyiaran di Inggris, hari Rabu (9/4/2025), mengumumkan bahwa pihaknya sedang menyelidiki sebuah forum bunuh diri online yang dilaporkan media setempat berkaitan dengan sedikitnya 50 kematian di negara itu.

Ofcom mengatakan sedang mencari tahu akan penyedia layanan situs online itu “gagal untuk memberlakukan kebijakan keselamatan guna melindungi penggunanya di Inggris dari konten dan aktivitas ilegal,” lansir AFP.

Ini merupakan investigasi pertama yang dilakukan terhadap sebuah penyedia layanan individual berdasarkan Online Safety Act of 2023, yang bertujuan untuk melindungi para pengguna internet dari kalangan anak dan dewasa.

Berdasarkan undang-undang itu, pihak penyedia layanan sampai pertengahan bulan lalu diharuskan menyingkirkan konten ilegal apapun begitu mereka mengetahuinya.

“Kami sudah melakukan sejumlah upaya untuk menghubungi penyedia layanan ini berkaitan dengan kewajibannya berdasarkan undang-undang tersebut dan mengeluarkan surat permintaan yang mengikat secara hukum supaya mereka menyerahkan catatan hasil asesmen risiko bahaya-bahaya ilegal yang telah dilakukannya kepada kami,” kata Ofcom dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Lebih lanjut Ofcom mengatakan bahwa pihaknya hanya menerima respon sedikit dari pihak penyedia layanan itu sehingga pihaknya harus mengambil langkah untuk melindungi para pengguna internet di Inggris dari konten-konten ilegal.

Ofcom mengatakan sengaja tidak menyebutkan penyedia layanan tersebut disebabkan “sifat” dari kontennya.

BBC melaporkan bahwa forum itu servernya ditempat di Amerika Serikat dan memiliki puluhan ribu anggota, termasuk anak-anak.

Dikabarkan bahwa forum itu mendiskusikan cara-cara bunuh diri, termasuk berbagi tentang bagaimana membeli dan menggunakan zat kimia beracun mematikan.

Sekitar 50 kasus bunuh diri di Inggris berkaitan dengan forum tersebut, menurut laporan BBC.

Ofcom dapat meminta pengadilan untuk menyingkirkan konten ilegal tersebut secara paksa apabila pihak penyedia layanan tidak mengindahkan perintah untuk penghapusannya.

Ofcom juga dapat meminta supaya penyedia layanan itu dijatuhi hukuman denda sampai £18 juta ($23 juta) atau setara dengan 10 persen dari penerimaan globalnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bunuh diriinggris
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pembombardiran Iran Tidak akan Buka Jalan Menuju Perdamaian
Tulisan selanjutnya India Dituduh Lakukan Perampasan Tanah dalam Perubahan UU Wakaf Anti-Muslim

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?