Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Iraq Gandeng Perusahaan Amerika Serikat untuk Produksi Listrik 24.000 Megawatt

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 April 2025 18:54 6:54 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 April 2025 18:54
Bagikan
Amerika Serikat Iraq
Bagikan

Hidayatullah.com– Iraq hari Rabu (9/4/2025) menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan perusahaan energi asal Amerika Serikat GE Vernova untuk memproduksi listrik 24.000 megawatt.

Perdana Menteri Mohammed Shia al-Sudani menyaksikan “penandatanganan nota kesepahaman sebagai bagian dari kerangka kerja sama strategis dengan GE Vernova,” kata kantornya dalam sebuah pernyataan seperti dilansir AFP.

“Nota kesepahaman tersebut mencakup proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga gas siklus gabungan dengan total kapasitas sekitar 24.000 megawatt,” papar pernyataan itu.

MoU ditandangi para pihak pada akhir kunjungan delegasi tingkat tinggi AS, yang terdiri dari perwakilan 60 perusahaan swasta, ke Iraq.

Meskipun memiliki cadangan minyak dan gas alam yang cukup besar, konflik dan ketidakstabilan selama beberapa puluh tahun telah merusak infrastruktur energi Iraq.

Baca Juga

Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online

Negeri 1001 malam itu kerap mengalami pemadaman listrik dalam waktu yang lama, terutama di musim panas ketika suhu udara bisa melebihi 50 derajat Celsius.

Guna menghindari pemadaman listrik, Iraq harus memiliki pasokan listrik tambahan 55.000 megawatt di jam-jam puncak.

Produksi listrik Iraq saat ini hanya 16000 megawatt, dan Kementerian Energi berharap tahun ini pasokannya bisa melebihi 27000 megawatt.

Kesepakatan dengan perusahaan Amerika Serikat itu juga dilakukan di saat Iraq mencari sumber energi selain dari negara tetangga Iran.

Pemerintah Amerika Serikat terang-terangan menekan Baghdad untuk segera melepaskan ketergantungannya dan semua pembelian gas alam dari Iran.

Pada 8 Maret, Washington tidak memperbarui keringanan sanksi yang memungkinkan Iraq membeli energi dari Iran.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatiraniraqlistrik
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Banyak Dibuat China Trump Menyerah, Coret Tarif Impor Ponsel, Komputer dkk
Tulisan selanjutnya Mulai 23 April Masuk Makkah Harus Ada Izin

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti

Berita
27 September 2026 08:42
Perkuat Ukhuwah, UII Dalwa dan Majelis Ugama Islam Pattani Gelar Dialog Keislaman Melayu-Nusantara
Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
Lebih dari 160 Atlet Irlandia Serukan Boikot Laga Lawan ‘Israel’

Terbaru

  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
  • Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
  • Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
  • Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
  • Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
  • Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
  • Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang
  • Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti
  • Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran
  • Menentang Wajib Militer Para Pelajar Jerman Mogok Sekolah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing

27 September 2026 09:31
Berita

Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang

27 September 2026 09:26
Garda Revolusi Pembajakan Pesawat
Berita

Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran

27 September 2026 07:18
Berita

Menentang Wajib Militer Para Pelajar Jerman Mogok Sekolah

27 September 2026 05:06
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?