Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Save the Children: Dana Amerika Disetop 400.000 Anak Suriah Berisiko Malnutrisi Parah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 April 2025 22:05 10:05 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 April 2025 21:40
Bagikan
Anak-anak Yatim Suriah di pengusian yang kedinginan (Bulan Institute)
Bagikan

Hidayatullah.com– Save the Children hari Rabu (16/4/2025) mengatakan bahwa lebih dari 400.000 anak-anak di Suriah berisiko mengalami “malnutrisi parah” setelah Amerika Serikat menghentikan dana bantuan, yang memaksa badan amal tersebut untuk memangkas operasinya.

“Lebih dari 416.000 anak di Suriah sekarang berada dalam risiko besar kekurangan gizi parah menyusul penghentian bantuan asing secara tiba-tiba,” kata Save the Children dalam sebuah pernyataan, dan menambahkan secara terpisah bahwa yang dimaksud pendanaan dari Amerika Serikat, lapor AFP.

Bujar Hoxha, direktur Save the Children untuk wilayah Suriah, dalam sebuah pernyataan meminta masyarakat internasional untuk segera mengisi kekurangan pendanaan.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump awal tahun ini memerintahkan pembubaran US Agency for International Development (USAID).

Pemerintahan Trump membatalkan 83 persen program kemanusiaan yang didanai lewat USAID. Badan tersebut memiliki anggaran tahunan sebesar $42,8 miliar, atau mencakup 42 persen dari total bantuan kemanusiaan global.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Penghentian pendanaan itu “memaksa penutupan sepertiga dari kegiatan penyelamatan gizi Save the Children” di seluruh wilayah Suriah, menghentikan perawatan vital untuk lebih dari 40.500 anak berusia di bawah lima tahun.

“Anak-anak Suriah harus menanggung akibat dari keputusan yang dibuat ribuan mil jauhnya,” imbuh Hoxha dalam pernyataan tersebut.

Save the Children mengatakan klinik-klinik yang dikelolanya yang masih buka melaporkan peningkatan kasus kekurangan gizi, dan pada saat yang sama berjuang memenuhi permintaan perawatan yang terus meningkat.

Pada bulan Februari, sebuah laporan United Nations Development Programme (UNDP) memperkirakan bahwa sembilan dari 10 warga Suriah sekarang hidup dalam kemiskinan dan menghadapi kerawanan pangan dengan meningkatnya malnutrisi khususnya di kalangan anak-anak.

Save the Children mengatakan lebih dari 650.000 anak di bawah usia lima tahun di Suriah kini mengalami “kekurangan gizi kronis,” sementara lebih dari 7,5 juta anak di seluruh negeri itu membutuhkan bantuan kemanusiaan. Angka itu merupakan yang tertinggi sejak krisis terjadi akibat pecahnya perang sipil tahun 2011.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatmalnutrisiSave the ChildrensuriahUSAID
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tahun Baru Thingyan Junta Myanmar Bebaskan Ribuan Narapidana
Tulisan selanjutnya Batasi Pencari Suaka Uni Eropa Menyatakan 7 Negara Ini Aman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Berita
15 Oktober 2026 14:10
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

14 Oktober 2026 16:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?