Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pimpinan Junta Myanmar Temui Xi Jinping di Moskow

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Mei 2025 15:52 3:52 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Mei 2025 15:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Jenderal Senior Min Aung Hlaing bertemu dengan Presiden China Xi Jinping untuk pertama kalinya sejak dia naik ke puncak kekuasaan lewat kudeta militer.

Min Aung Hlaing memimpin kudeta 1 Februari 2021 menggulingkan pemerintahan hasil pemilihan umum yang dimenangkan oleh partai pimpinan Aung San Suu Kyi. Sejak itu, militer yang dipimpinnya memerangi puluhan kelompok bersenjata dari berbagai etnis dan kelompok pemberontak – yang sebagian di antaranya memiliki hubungan erat dengan China.

Pertumpahan darah yang dipicu kudeta Min Aung Hlaing mengundang kecaman internasional dan dia diburu International Criminal Court (ICC) atas malapetaka kemanusiaan yang ditimbulkannya. Namun, pada saat yang sama dia memelihara hubungan mesra dengan China dan Rusia.

Min Aung Hlaing menemui Xi Jinping di Moskow pada hari Jumat (9/5/2025), di sela-sela perayaan Hari Kemenangan Rusia atas Nazi Jerman – di Eropa disebut Victory in Europe Day (VE Day) yang diperingati pada tanggal 8 Mei, yang juga merupakan peringatan berakhirnya Perang Dunia II dengan pengakuan kekalahan tentara Nazi Jerman. Moskow merayakannya pada tanggal 9 Mei karena ketika itu wilayah Rusia sudah berganti hari.

Min Aung Hlaing mengucapkan terima kasih atas bantuan kemanusiaan dari China menyusul gempa berkekuatan magnitudo 7,7 pada bulan Maret, lapor media junta The Global New Light of Myanmarseperti dilansir AFP Sabtu (10/5/2025).

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada China “atas dukungannya terhadap sikap Myanmar di tingkat regional dan internasional.”

Kantor berita resmi China Xinhua melaporkan bahwa Xi menyatakan dukungan negaranya terhadap Myanmar dalam mengejar pembangunan yang “sesuai dengan kondisi nasionalnya, menjaga kedaulatan, kemerdekaan, integritas teritorial dan stabilitas nasional, serta terus memajukan agenda politik dalam negerinya.”

Xi mengatakan dia berharap Myanmar akan mengambil “tindakan konkret untuk menjamin keselamatan personel, institusi, dan proyek-proyek China di Myanmar, serta mengintensifkan upaya untuk memerangi kejahatan lintas batas.”

Lebih dari 6.600 orang telah terbunuh sejak kudeta, menurut Assistance Association for Political Prisoners, dan jutaan lainnya menjadi pengungsi.

Khawatir kekerasan yang terjadi di tetangganya dapat mengganggu perdamaian regional dan ambisi ekonominya, Beijing dikabarkan telah berupa menjembatani perundingan antara junta Myanmar dan kelompok-kelompok pemberontak utama.

China adalah sekutu utama dan pemasok senjata bagi junta, tetapi para analis mengatakan negara itu juga memelihara hubungan dengan kelompok etnis bersenjata di Myanmar yang menguasai wilayah dekat perbatasannya.

Beijing sejak dulu mengincar negara bagian Shan di utara Myanmar yang kaya sumber daya alam — yang sekarang berada di bawah kendali pemberontak — untuk investasi infrastruktur bernilai triliunan dolar di bawah Belt and Road Initiative.

Meskipun pertemuan Min Aung Hlaing dengan Xi pada hari Jumat adalah pertemuan pertamanya sebagai pimpinan junta, sang jenderal sebelumnya pernah bertemu dengan pemimpin China tersebut di ibu kota Myanmar, Naypyidaw, pada bulan Januari 2020 atau setahun sebelum kudeta.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinaMin Aung HlaingmyanmarrusiaXi Jinping
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Meksiko Gugat Google yang Ubah Gulf of Mexico Jadi Gulf of America Mengikuti Kemauan Trump
Tulisan selanjutnya Judi Online jadi Pemicu Utama Perceraian, Angkanya Terus Meningkat  

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”

Berita
27 Agustus 2026 14:15
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

31 Agustus 2026 18:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?