Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Atlet Muslimah Tolak Bersalaman dengan Perwira Militer India

Ahmad
Terakhir diupdate: 24 Juli 2025 10:19 10:19 am
Ahmad
Dipublikasikan 24 Juli 2025 10:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sebuah video yang kini viral di media sosial memperlihatkan sejumlah atlet wanita Muslim menolak berjabat tangan dengan seorang perwira tinggi Angkatan Darat India saat upacara penyerahan medali dalam kejuaraan nasional.

Menurut liputan India Today dan The Indian Express, penolakan dilakukan dengan sopan tanpa menciptakan kegaduhan publik.

At Baramulla Indoor Sports Stadium, brave Kashmiri girls from IOK shut down the usual PR circus by refusing to shake hands with an Indian Army officer. The message is clear: no smiles, no handshakes, no normalization with occupiers. pic.twitter.com/BlxBVTjjns

— Hafsah Malik (@OGMuseDoree1) July 19, 2025

Para atlet berhijab tersebut terlihat menerima medali, namun ketika perwira itu mengulurkan tangan mereka memilih untuk meletakkan tangan di dada atau menundukkan kepala—sebuah bentuk penghormatan alternatif yang sesuai dengan keyakinan mereka.

Media India mengonfirmasi bahwa tindakan ini bukan penolakan terhadap penghormatan, melainkan bentuk ekspresi keyakinan Islam bahwa bersentuhan dengan lawan jenis bukan mahram dapat ditolak demi mematuhi prinsip agama.

“Ini adalah hak pribadi setiap Muslimah untuk mematuhi syariat selama cara penolakan tetap sopan dan tidak merendahkan,”ujar seorang ulama lokal.

Baca Juga

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Kasus ini kembali menarik perhatian setelah keputusan serupa telah muncul dalam dunia olahraga internasional. Di ajang catur elite Tata Steel Chess Tournament, grandmaster Uzbek Nodirbek Yakubboev menolak menjabat tangan lawan Indian R Vaishali karena alasan agama—dan kemudian meminta maaf secara terbuka atas ketidaknyamanan yang terjadi

Konstitusi India dan keputusan Mahkamah Tinggi Kerala telah menguatkan bahwa tidak ada paksaan dalam agama dan setiap orang berhak menjalankan keyakinannya secara bebas, selama tidak melanggar hukum atau merugikan orang lain, kutip India Today.

Sikap sosial pun bervariasi: Banyak pengguna Muslim di media sosial memuji konsistensi dan keteguhan para atlet dalam menjalankan keyakinan.

Sebaliknya, sebagian masyarakat India menilai tindakan tersebut sebagai kurang sopan atau menyalahi etika resmi olahraga.

Para pegiat hak kebebasan beragama menyambut insiden ini sebagai momentum mencari titik tengah: menghormati kepercayaan pribadi tanpa mengabaikan norma diplomasi atau profesionalisme dalam dunia olahraga.

Alih-alih menyeret konflik, organisasi olahraga di India kini mempertimbangkan pembuatan panduan resmi: alternatif salam non-kontak seperti gesture tangan di dada, sedikit membungkuk, atau salam Namaste sebagai bentuk penghormatan yang memenuhi standar sopan santun dan sensitivitas budaya, kutip The Indian Express.

Menurut laporan dari The Quint, tidak ada kutipan resmi dari atlet maupun perwira militer yang dimuat sejauh ini, namun peristiwa tersebut menyoroti perbedaan nilai budaya dan agama dalam konteks acara formal militer.

Dalam konteks global, kasus ini mencerminkan dilema yang serupa pernah terjadi di Olimpiade Rio 2016, saat judoka Mesir Islam El Shehaby menolak bersalaman dengan lawannya asal ‘Israel’.

Ia pun mendapatkan teguran keras dari Komite Olimpiade Internasional karena dianggap melanggar semangat persahabatan antar atlet.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Angkatan Darat Indiaatlet wanita MuslimIndia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jono Carroll Dihina karena Masuk Islam, Balas dengan Doa untuk McGregor
Tulisan selanjutnya Islamofobia dan Bunuh Diri Peradaban Barat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?