Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Setelah 14 Tahun Penerbangan Langsung Antara Bangladesh dan Pakistan Dibuka Lagi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Januari 2026 17:08 5:08 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Januari 2026 17:07
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Bangladesh dan Pakistan akan membuka kembali penerbangan langsung setelah vakum selama 14 tahun, menyusul perubahan kekuasaan di kawasan itu belakangan ini.

Biman Bangladesh Airlines, hari Kamis (8/1/2026), mengatakan sudah menjadwalkan penerbangan Dhaka–Karachi pada 29 Januari dan akan mengoperasikan rute itu dua kali dalam sepekan, yang merupakan penerbangan reguler pertama sejak 2012.

“Kami meluncurkan kembali rute Dhaka–Karachi dengan dua penerbangan mingguan,” kata manajer maskapai tersebut Bosra Islam kepada AFP.

Bangladesh dan Pakistan — yang secara geografis dipisahkan oleh wilayah India lebih dari 1.500 kilometer (930 mil) — dulunya adalah satu negara. Mereka berpisah usai peperangan sengit pada tahun 1971.

“Dimulainya kembali penerbangan langsung akan secara signifikan meningkatkan konektivitas antara Bangladesh dan Pakistan, mendukung perjalanan bisnis, wisata, dan reuni keluarga,” kata Biman Bangladesh Airlines dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Selama bertahun-tahun orang yang bepergian antara Bangladesh dan Pakistan hatus menggunakan penerbangan penghubung melalui bandara-bandara di kawasan Teluk seperti Dubai dan Doha.

Bangladesh mengalami kekacauan politik sejak demonstrasi rakyat yang dimotori mahasiswa menggulingkan kekuasaan Sheikh Hasina pada Agustus 2024, mengakhiri pemerintahan otokratisnya selama 15 tahun.

Menyusul kejatuhan Hasina, hubungan antara Bangladesh dan India yang merupakan sekutu lama Hasina menjadi dingin, sementara hubungan dengan negara tetangga mayoritas Muslim, Pakistan, berubah menjadi lebih baik.

Kapal-kapal kargo kembali berlayar dari Karachi ke pelabuhan utama Bangladesh, Chittagong, pada November 2024.

Perdagangan meningkat sejak saat itu dan hubungan budaya juga semakin berkembang, dengan penyanyi-penyanyi Pakistan populer tampil di Dhaka, sementara pasien-pasien Bangladesh melakukan perjalanan ke Pakistan untuk mendapatkan perawatan medis.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Munas Pemuda Hidayatullah Perkuat Arah Gerakan Menuju Indonesia Emas 2045 Munas Pemuda Hidayatullah Perkuat Arah Gerakan Menuju Indonesia Emas 2045
Tulisan selanjutnya Slogan Dukungan Gaza di Parade Militer Suriah Guncang 'Israel' Pasukan Suriah Lancarkan Operasi Melawan SDF di Aleppo

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

3 Juni 2026 06:00
Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

2 Juni 2026 21:41
Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

2 Juni 2026 18:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?