Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Seorang Anak Sekolah Palestina Syahid Ditembak Pemukim Israel

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 22 April 2026 11:15 11:15 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 22 April 2026 14:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Dua orang, salah satunya anak-anak, syahid usai para pemukim ilegal Israel menembaki sekolah mereka di kota al-Mughayyir, Tepi Barat yang diduduki. Beberapa anak lainnya juga terluka dalam aksi biadab penjajah Zionis pada Selasa tersebut.

Kementerian Kesehatan Palestina menyebutkan dua korban tersebut adalah Aws Hamdi al-Naasan yang berusia 14 tahun dan Jihad Marzouq Abu Naim yang berusia 32 tahun.

Saksi mata yang berbicara kepada The New Arab mengatakan para pemukim sengaja menembak para siswa dengan maksud membunuh mereka.

Mereka juga mengatakan pasukan penjajah Israel memberikan perlindungan kepada para pemukim, sambil memukul mundur penduduk yang berusaha menyelamatkan anak-anak mereka.

Kesaksian penduduk dan korban luka, yang diambil di Rumah Sakit Khusus Arab, menunjukkan bahwa serangan itu direncanakan sebelumnya, dengan para pemukim berusaha mengalihkan perhatian dari sekolah sebelum serangan terjadi.

Baca Juga

MUI Siapkan Fatwa ZIS untuk Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan Pekerja Rentan
Fenomena “Ustaz AI”, MUI Serukan Jihad Digital di KUII VIII
MUI Gandeng 16 LAZ, Perkuat Sinergi Program Zakat untuk Pemberdayaan Umat
Pakar Hukum Tata Negara UGM Soroti Lemahnya Sistem Peradilan, MUI Didorong Keluarkan Fatwa Haram Intervensi Politik
MUI dan UI Teken MoU Pengembangan AI dan Data Science di KUII VIII

Faraj Naasan, paman dari siswa yang syahid, Aws Naasan, mengatakan para pemukim mencoba menyerbu desa pada pagi hari dari sisi selatan. Setelah konfrontasi dengan warga, para pemukim mundur ke area dekat sekolah.

Saksi mata Kifah Naasan, yang pergi ke sekolah setelah mendengar tentang aktivitas pemukim di dekatnya, mengatakan bahwa tentara Israel menembak langsung ke jendela, ruang kelas, dan balkon sekolah. Tentara tiba tak lama kemudian dan mulai membubarkan warga Palestina dan menembakkan gas air mata untuk menjauhkan mereka dari sekolah.

Naasan menduga bahwa tentara memberi para pemukim cukup waktu untuk melakukan serangan, baru tiba setelah 15-20 menit dan mengusir warga Palestina. Ia menggambarkan pemandangan mengerikan para siswa yang ketakutan mencoba melarikan diri, merangkak keluar melalui balkon sebelum warga dapat mengevakuasi mereka.

Keterangan ini sesuai dengan keterangan seorang paramedis yang menemani salah satu korban luka ke rumah sakit dan berbicara secara anonim karena takut akan pembalasan.

Paramedis tersebut mengatakan bahwa para pemukim menyerang sekolah secara langsung tanpa bentrokan sebelumnya di wilayah barat atau dengan para siswa, dan memposisikan diri mereka di sebuah bukit yang menghadap sekolah.

Ia menambahkan bahwa penduduk bergegas menuju daerah tersebut setelah mendengar tentang para pemukim, tetapi tidak dapat mencapainya sebelum penembakan dimulai.

Ia menyaksikan tiga pemukim dengan sengaja menembak anak-anak yang mencoba melarikan diri dari ruang kelas atau bahkan hanya melangkah keluar untuk melihat apa yang terjadi.

Menurut paramedis tersebut, para pemukim memarkir kendaraan mereka di jalan di sebelah barat desa yang dikenal sebagai al-Kassarat, kemudian mendaki bukit yang menghadap sekolah, berdiri hanya sekitar 50 meter jauhnya.

Ia mencatat bahwa seorang siswa tertembak di kepala, dan siswa lain yang mengikutinya tertembak di tangan.*

Redaktur: Nashirul Haq
Wartawan: Seorang Anak Sekolah Palestina Syahid Ditembak Pemukim Israel
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anak palestinagenosida GazaisraelPemukim Ilegal YahudisekolahZionis Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kibarkan Bendera Zionis, Pemukim Ilegal Israel Serbu Masjidil Aqsha
Tulisan selanjutnya 45 Persen Orang Polandia Samakan Aksi Israel Seperti Nazi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kelompok Militan dan Ekstremis Malaysia Manfaatkan Roblox untuk Rekrutmen

Berita
23 Juli 2026 22:08
MNF 2026: Membela Palestina adalah Hak Kita!
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
KUII VIII Bahas Naskah Akademik dan RUU Terkait LGBT, Akan Diserahkan ke Presiden dan DPR
MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global

Terbaru

  • MUI Siapkan Fatwa ZIS untuk Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan Pekerja Rentan
  • Fenomena “Ustaz AI”, MUI Serukan Jihad Digital di KUII VIII
  • MUI Gandeng 16 LAZ, Perkuat Sinergi Program Zakat untuk Pemberdayaan Umat
  • Pakar Hukum Tata Negara UGM Soroti Lemahnya Sistem Peradilan, MUI Didorong Keluarkan Fatwa Haram Intervensi Politik
  • MUI dan UI Teken MoU Pengembangan AI dan Data Science di KUII VIII
  • Wantim MUI Serukan Empat Agenda Strategis Umat Menuju Indonesia Emas 2045
  • KUII VIII Bahas Naskah Akademik dan RUU Terkait LGBT, Akan Diserahkan ke Presiden dan DPR
  • Ahmad Muzani: Persatuan Umat Islam Jadi Kunci Menghadapi Tantangan Bangsa
  • Tak Cukup Bermodal Cinta, Keluarga Harus Dibangun di Atas Maqasid Syariah
  • Krisis Identitas Berawal dari Cara Berpikir, Keluarga jadi Benteng Terakhir Peradaban

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Wantim MUI Serukan Empat Agenda Strategis Umat Menuju Indonesia Emas 2045

25 Juli 2026 12:53
Berita

Ahmad Muzani: Persatuan Umat Islam Jadi Kunci Menghadapi Tantangan Bangsa

25 Juli 2026 12:38
Berita

Tak Cukup Bermodal Cinta, Keluarga Harus Dibangun di Atas Maqasid Syariah

25 Juli 2026 10:54
Berita

Krisis Identitas Berawal dari Cara Berpikir, Keluarga jadi Benteng Terakhir Peradaban

25 Juli 2026 10:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?