Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Trump Perluas Sanksi Kuba, Menudingnya Mendukung Hizbullah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Mei 2026 09:37 9:37 am
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Mei 2026 09:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Presiden Donald Trump hari Jumat (1/5/2026) menandatangani perintah eksekutif berisi perluasan sanksi Amerika Serikat atas pemerintah Kuba, kata dua pejabat Gedung Putih kepada Reuters, dengan tujuan memberikan tekanan lebih kepada Havana setelah sebelumnya berhasil mendepak pemimpin Venezuela dari kekuasaan.

Sanksi baru ini menarget orang, entitas dan afiliasi yang menberikan dukungan kepada aparat keamanan pemerintah Kuba atau mereka yang terlibat korupsi atau pelanggaran HAM serius, para pejabat, agen, aparat atau para pendukung pemerintah.

Tidak jelas siapa saja individu atau entitas yang dikenai sanksi baru tersebut, lapor Reuters.Kedua pejabat Gedung Putih itu mengatakan perintah Trump tersebut mengandung peringatan implisit yang ditujukan kepada Kuba, mengatakan bahwa pemerintah Havana berpihak kepada Iran dan kelompok-keloompok militan seperti Hizbullah.

“Kuba membarikan lingkungan permisif bagi intelijen, militer asing musuh, serta operasi-operasi teroris kurang dari 100 mil dari wilayah Amerika,” kata salah satu dari mereka.

AS sejak lama menuntut Kuba untuk membuka ekonominya yang dikendalikan negara, membayar ganti rugi atas properti yang disita oleh pemerintah semasa kepemimpinan Fidel Castro serta menggelar pemilu yang “jujur dan adil”. Kuba mengatakan bentuk pemerintahan sosialisnya bukan untuk dinegosiasikan.

Baca Juga

Amerika Tutup Misi Diplomatik di Medan dan Kota Lain di Beberapa Negara
Suhu Udara Panas Menyulut Kebakaran di Pangkalan Militer Iraq
Pemimpin Hizbullah Bersedia Bertemu dengan Pemimpin Suriah
Kemenhaj Siapkan Sanksi Tegas Bagi Biro Umrah yang Telantarkan Jamaah
‘Israel’ Siapkan Invasi Besar-Besaran di Tepi Barat, Ancam Perlakukan Seperti Gaza

AS menjatuhkan sanksi dan tekana tambahan kepada negara pulau itu tahun ini, ketika Washington menghentikan ekspor minyak Venezuela ke Kuba setelah menculik Presiden Nicolas Madura dan membawanya ke AS pada 3 Januari dengan tuduhan membiarkan penyelundupan narkoba ke AS. Trump kemudian mengancam akan memberikan tarif hukuman kepada negara mana saja yang mengirimkakn minyak mentah ke Kuba, sehingga Meksiko – salah satu pemasok utama – menghentikan pengirimannya ke pulau itu.

Kelangkaan bahan bakar di Kuba mengakibatkan masalah besar, pemadaman listrik di seluruh penjuru negeri dan memaksa banyak penerbangan asing menghentikan sementara penerbangan ke pulau itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dai dari Pelosok Diperkuat Lewat Upgrading Nasional
Tulisan selanjutnya Tokoh Syiah Suriah Tewas dalam Serangan Granat Dekat Damaskus

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Korea Selatan Mencatat Rekor Suhu Udara Terpanas 42,5 Derajat Celsius

Berita
2 Agustus 2026 16:43
Kerusuhan antara Hindu dan Muslim, Apa yang Sebenarnya Terjadi di Nepal?
Apa itu Project Panama? Mengapa Anthropic Menghancurkan Buku-Buku Langka Demi Melatih AI
Serangan Udara Saudi ke Iraq Menarget Milisi Pro-Iran, Bukan Negara Iraq
Retak dari Dalam, Tentara ‘Israel’ Memberontak di Pangkalan Sde Teiman

Terbaru

  • Amerika Tutup Misi Diplomatik di Medan dan Kota Lain di Beberapa Negara
  • Suhu Udara Panas Menyulut Kebakaran di Pangkalan Militer Iraq
  • Pemimpin Hizbullah Bersedia Bertemu dengan Pemimpin Suriah
  • Kemenhaj Siapkan Sanksi Tegas Bagi Biro Umrah yang Telantarkan Jamaah
  • ‘Israel’ Siapkan Invasi Besar-Besaran di Tepi Barat, Ancam Perlakukan Seperti Gaza
  • Ukraina Tidak akan Pernah Bergabung dengan NATO, Kata Mantan Jenderal Ternama
  • Menguak Penyebab Kerusuhan Hindu dan Muslim di Nepal
  • Wisuda Perdana SMI Semarang, Belasan Mualaf Terima Bantuan Alat Shalat
  • Rektor UIN Tulungagung: Jangan Jauhkan Anak dari Masjid
  • Gelombang Kekerasan Pemukim Ilegal ‘Israel’ Kini Menyasar Gereja Armenia di Tepi Barat yang Diduduki

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Ukraina Tidak akan Pernah Bergabung dengan NATO, Kata Mantan Jenderal Ternama

4 Agustus 2026 18:19
Yayasan Wakaf Al-Qur’an Suara Hidayatullah (YAWASH) menyalurkan bantuan perlengkapan ibadah shalat kepada belasan mualaf di Sekolah Mualaf Indonesia (SMI) Jalan Sendangguwo, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (29/7/2026).
Berita

Wisuda Perdana SMI Semarang, Belasan Mualaf Terima Bantuan Alat Shalat

4 Agustus 2026 14:56
Berita

Rektor UIN Tulungagung: Jangan Jauhkan Anak dari Masjid

4 Agustus 2026 07:00
Berita

Gelombang Kekerasan Pemukim Ilegal ‘Israel’ Kini Menyasar Gereja Armenia di Tepi Barat yang Diduduki

4 Agustus 2026 06:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?