Hidayatullah.com– Kementerian Perminyakan dan Sumber Daya Mineral Mesir mengumumkan penemuan sumber gas alam di sumur eksplorasi Nidoco N-2 di dalam kawasan Delta Nil Abu Madi Barat di Kafr El-Sheikh.
Dioperasikan bersama oleh perusahan asal Italia Eni dan perusahaan asal Inggris British Petroleum, sumur tersebut diperkirakan akan menyumbang sekitar 50 juta kaki kubik gas per hari untuk pasokan nasional, lapor kantor berita resmi Uni Emirat Arab WAM hari Sabtu (2/5/2026).
Proyek itu menggunakan teknologi pengeboran terarah yang cangih, memungkinkan rig EDC 56 untuk menjangkau endapan lepas pantai dangkal dari posisi yang berbasis di darat.
Pendekatan itu tidak saja memperkuat efisiensi operasional tetapi juga menurunkan biaya produksi secara signifikan.
Menteri Perminyakan dan Sumber Daya Mineral Karim Badawi melakukan inspeksi ke rig pengeboran EDC 56. Dia menjelaskan bahwa kedekatan jarak sumur dengan infrastruktur yang sudah ada saat ini – kurang dari 2 km dari fasilitas produksi terdekat – memungkinkan untuk dilakukannya koneksi ke grid nasional secara cepat dan memulai produksi dalam beberapa pekan ke depan.
Area Abu Madi Barat dioperasikan oleh Eni, dalam kemitraan dengan BP dan Egyptian General Petroleum Corporation (EGPC), melalui Petrobel— usaha patungan antara EGPC dan Eni.*




