Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

BDS: Pasokan Militer India ‘Banjiri’ Israel

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 20 Mei 2026 21:09 9:09 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 21 Mei 2026 05:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Aktivis dari gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) dan No Harbour for Genocide (NHB) melaporkan bahwa pasokan militer dari India telah “membanjiri” Israel.

Terdeteksi ada enam pengiriman baja kelas militer dari beberapa kapal, yang sedang dalam perjalanan, menuju pabrik senjata di ‘Israel’.

Pengiriman tersebut, kata para aktivis dikutip Middle East Eye (MEE) pada Senin (18/05/2026), berjumlah sekitar 806 ton baja kelas militer, dan dapat menghasilkan hingga 17.458 peluru artileri (155mm) untuk militer penjajah ‘Israel’.

Menurut gerakan tersebut, tiga pengiriman, yang dibawa oleh Mediterranean Shipping Company (MSC) yang berbasis di Jenewa, saat ini ditahan di Italia – dua di Gioia Tauro, di wilayah Calabria, dan satu di Cagliari, Sardinia – di mana pihak berwenang telah menahan kargo untuk diperiksa.

Dua pengiriman lainnya, kata gerakan tersebut, ditahan di Gioia Tauro, di mana pihak berwenang didesak untuk memeriksa kapal-kapal tersebut.

Baca Juga

Ormas Islam Tolak Kehadiran PM India ke Indonesia, Soroti Dugaan Pelanggaran HAM terhadap Muslim
RUU LGBT Berpeluang Dibahas DPR, Marwan: Mereka Harus Disembuhkan
Bakomubin Tolak Normalisasi dan Legalisasi LGBT di Indonesia
PUI Dukung Perpres 111/2025 Soal LGBT, Ketahanan Keluarga Penting bagi Pertahanan Nasional
Ratusan Ribu Orang Padati Teheran, Hadiri Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Sementara itu, satu pengiriman baja kelas militer senilai 206 ton dialihkan dari Mediterania ke Sri Lanka, dan pengirim tampaknya sedang mencari rute alternatif untuk mencapai ‘Israel’.

MSC tidak menanggapi permintaan komentar dari MEE.

“Gerakan BDS menyerukan tekanan untuk menghentikan pasokan ini agar tidak sampai ke Israel dan untuk meminta pertanggungjawaban pemerintah India sayap kanan dan perusahaan India mana pun yang terlibat atas keterlibatan mereka dalam kejahatan kekejaman Israel,” kata Ilham Yaseen, koordinator embargo militer gerakan BDS, kepada MEE.

Gerakan BDS didirikan pada tahun 2005 sebagai cara untuk menekan ‘Israel’ secara non-kekerasan agar mematuhi kewajibannya berdasarkan hukum internasional.

No Harbour for Genocide mengatakan bahwa keenam pengiriman tersebut berasal dari R L Steels & Energy Limited, yang berbasis di Aurangabad, India, dan pada akhirnya menuju fasilitas manufaktur senjata utama IMI Systems (sekarang dikenal sebagai Elbit Systems Land) di Ramat Hasharon.

Pengiriman ini – senilai sekitar $1 juta – meninggalkan pelabuhan Nhava Sheva, juga dikenal sebagai Pelabuhan Jawaharlal Nehru, yang terletak di Maharashtra, antara Januari dan Maret tahun ini.

“Kita sekarang melihat gelombang pasokan militer dari India ke Israel,” kata Yaseen.

RL Steel and Energy Ltd tidak menanggapi permintaan MEE untuk komentar atau klarifikasi.

New Delhi mengirimkan drone Hermes 900 buatan India ke ‘Israel’ pada awal tahun 2024, dan kemudian beberapa pengiriman peralatan militer, termasuk roket.

No Harbour for Genocide mengatakan perkembangan terbaru menunjukkan bahwa pengiriman militer dari India terus berlanjut dan sangat penting bagi ‘Israel’ untuk menutupi kekurangan amunisi 155mm.

Penjajah ‘Israel’ menembakkan lebih dari 100.000 peluru artileri ke Gaza dan Lebanon dalam beberapa bulan pertama setelah operasi Thufan Al-Aqsha kelompok perlawanan Palestina pada 7 Oktober 2023.

Pada pertengahan Oktober 2023, pemerintah ‘Israel’ meminta AS untuk mengirimkan amunisi 155mm tambahan, karena persediaan menipis.

Selama beberapa tahun, pabrik amunisi Ramat Hasharon di ‘Israel’ dijadwalkan untuk ditutup, tetapi kebutuhan negara untuk mempertahankan produksi amunisi yang tidak terputus menjadi salah satu alasan utama untuk kelanjutan operasinya.

No Harbour for Genocide mengatakan bahwa pabrik tersebut tidak hanya tidak ditutup, tetapi juga tampaknya telah meningkatkan produksi.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BDSgenosida GazaIndiamiliterZionis Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amerika Bermaksud Melanjutkan Perang dan Berharap Teheran Menyerah, Kata Negosiator Iran
Tulisan selanjutnya Penjajah ‘Israel’ Bentuk Unit Khusus Pantau Jurnalis Internasional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Laporan: Israel Akan Bebastugaskan 10.000 Tentara Cadangan karena Krisis Anggaran

Berita
6 Juli 2026 10:44
Otoritas Eropa Masih Imbau Maskapai Penerbangan Hindari Wilayah Udara Iran dan Timur Tengah
DSKS Desak DPRD Solo Dorong Regulasi Tegas soal LGBT, DPRD Siap Kaji
UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa
Pemerintah, DPR, dan MUI Sambut Positif Wacana RUU Pidana LGBT

Terbaru

  • Ormas Islam Tolak Kehadiran PM India ke Indonesia, Soroti Dugaan Pelanggaran HAM terhadap Muslim
  • RUU LGBT Berpeluang Dibahas DPR, Marwan: Mereka Harus Disembuhkan
  • Bakomubin Tolak Normalisasi dan Legalisasi LGBT di Indonesia
  • Hubungan Agama dan Sains
  • PUI Dukung Perpres 111/2025 Soal LGBT, Ketahanan Keluarga Penting bagi Pertahanan Nasional
  • Al-Qur’an, Ulama, dan Lembaga Pendidikan Islam: Kompas Peradaban di Tengah Disrupsi Zaman
  • Ratusan Ribu Orang Padati Teheran, Hadiri Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
  • Laporan: Israel Akan Bebastugaskan 10.000 Tentara Cadangan karena Krisis Anggaran
  • Amerika dan Perang Salib Baru?
  • Prosesi Pemakaman Dimulai Rakyat Iran Berkabung Meratapi Kematian Ayatullah Ali Khamenei

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Prosesi Pemakaman Dimulai Rakyat Iran Berkabung Meratapi Kematian Ayatullah Ali Khamenei

5 Juli 2026 14:58
Berita

Euthanasia Mencakup Hampir 6 Persen Kematian di Belanda

5 Juli 2026 14:14
Berita

UNESCO Mengakui Dondang Sayang hingga Silat sebagai Warisan Budaya Malaysia

5 Juli 2026 13:55
Berita

Polemik Kajian BEM Psikologi UI Soal LGBT Berlanjut, Kampus Beri Klarifikasi

5 Juli 2026 06:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?