Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Masuknya Tenaga Asing Jangan jadi Ancaman Bangsa Indonesia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 Juli 2016 13:12 1:12 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Juli 2016 13:12
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Para dai harus berperan aktif dalam menjaga dan menyelamatkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) segala ancaman yang ada.

Disadari, ancaman itu kian hari makin terlihat nyata di hadapan mata. Mulai dari kehancuran ekonomi, budaya LGBT, hingga kepada ideologi Syiah, PKI, dan aliran sesat lainnya.

Paparan itu disampaikan oleh senator Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Dr. Abdul Aziz Kahar Muzakkar dalam kegiatan “Diskusi Publik” di sela acara Silaturahim Dai se-Sulawesi di Pondok Pesantren Hidayatullah Kolaka, Sulawesi Tenggara, Sabtu, (16/07/2016).

“Kini bangsa ini semuanya sudah serba darurat. Darurat narkoba, darurat pornografi, darurat korupsi, dan lainnya,” terang senator DPD asal Sulawesi Selatan itu.

Menurut Aziz, termasuk di antara ancaman NKRI adalah masuknya tenaga kerja China ke berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

“Hal itu patut dicurigai, apalagi disinyalir jumlahnya sangat banyak hingga puluhan juta pekerja,” ungkap Aziz menjelaskan.

Untuk pendidikan dan pendekatan preventif, Aziz Kahar mengusulkan pentingnya pelajar dan generasi muda memahami sejarah bangsa yang benar kaitannya dengan sejarah umat Islam.

“Harus ada pelajaran Sejarah dan PKN yang benar di sekolah. Sebab sejarah bangsa Indonesia adalah sejarah umat Islam saat itu,” ungkap doktor bidang Pendidikan Islam tersebut.

Diharapkan, dengan mengetahui sejarah bangsa yang benar, umat Islam makin terdorong untuk menjaga keutuhan NKRI.

“Jadi motivasinya adalah al-Qur’an dan fakta empirik bahwa sejarah bangsa Indonesia ialah sejarah Islam,” imbuh Aziz kembali.

Terakhir, di hadapan 100 dai peserta, Aziz berpesan untuk senantiasa menjaga hubungan dengan Allah dan berakhlak baik kepada sesama manusia.

“Para dai harus menjaga ibadahnya. Paling tidak shalat wajib berjamaah di masjid dan bacaan al-Qur’an satu juz setiap hari. Dai juga wajib menjalin hubungan baik dengan pemerintah, kepolisian, dan aparat lainnya,” lanjutnya menutup.

Diketahui, acara Silaturahim Dai Se-Sulawesi dibuka oleh Bupati Kolaka dan berlangsung selama tiga hari.

Juru dakwah tersebut datang dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Gorontalo.*/Masykur Abu Jaulah

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Banyak Warga Saudi Batalkan Liburan ke Turki
Tulisan selanjutnya Ki Hajar Dewantara, Pesantren dan Pendidikan Kita [1]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Iraq Penjarakan 7 Warga Prancis Anggota ISIS

Berita
30 Oktober 2026 10:49
Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
Penjajah ‘Israel’ Bakar Kamp Pengungsian di Gaza, Lebih dari 200 Keluarga Terusir
Macklemore Janji akan Menyuarakan Pembebasan Palestina Sampai Napas Terakhir

Terbaru

  • Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
  • Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah
  • Pekerja Pelabuhan di 20 Negara akan Gelar Mogok Kerja Serentak untuk Palestina
  • Tak Sekedar Tontonan, Film Buya Hamka Vol 3 Jadi Tuntunan Antar Generasi
  • Memahami Wahyu dan Kenabian: Fondasi Keyakinan Islam di Tengah Tantangan Pemikiran Barat
  • LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK
  • Pengadilan Iraq Penjarakan 7 Warga Prancis Anggota ISIS
  • Jurnalis Asing Jadi Korban Serangan Pemukim Ilegal ‘Israel’, Dipukuli Hingga Gegar Otak
  • Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah
  • Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?