Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Komunitas Sahabat Erdogan Gelar Diskusi Publik

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 9 April 2018 16:58 4:58 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 April 2018 10:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Bertempat di Masjid At Taibin, Menteng – Jakarta Pusat pada Ahad (08/04/2018) Jakarta, diresmikan Komunitas Sahabat Erdogan.

Menurut Fikrudin, komunitas ini berdiri, berawal dari sebuah grup diskusi di berbagai kanal media sosial yang fokus membahas nilai-nilai sejarah yang pernah terjadi di Turki yang dimulai pada akhir tahun 2014.

“Berawal dari sebuah grup diskusi di berbagai kanal media sosial pada akhir tahun 2014 lalu dengan membahas dari sisi sejarah dan hubungan antara Turki dan Indonesia kala itu. Ternyata mengundang respon dan ketertarikan positif bagi publik, sehingga bahasan-bahasan sepak terjang Turki hingga kini pun masih benar-benar menginspirasi, khususnya bagi masyarakat Indonesia,” ujar  Muhammad Fiqruddin Satyo sebagai salah satu founder mengungkap.

Dalam diskusi, ditemukan bahwa era masa Kesultanan Ottoman (Utsmani) menjadi hal menarik untuk dibicarakan, selain menyoal posisi letak strategis yang berada di kawasan benua Asia – Eropa, kemudian peran serta dalam menjalankan roda kepemimpinan yang baik, keberpihakan pada masyarakat umum termasuk pada non muslim yang diberi jaminan perlindungan, terlebih keterkaitan antara Kesultanan Utsmani dengan masyarakat Nusantara saat itu.

Berbagai hal diatas menjadi latar belakang terbentuknya komunitas, menurut Muhammad Fiqruddin Satyo, dimulai dari ketertarikan membahas berbagai hal dan sepak terjang yang dilakukan Turki di sebuah grup diskusi sejak akhir tahun 2014 lalu.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Ia mengaku pembahasan yang ramai diperbincangkan adalah mengenai sisi sejarah dan keterkaitan Turki dengan Indonesia.

Menurut Fikruddin, Nusantara yang kini menjadi Indonesia pernah dijajah selama 350 tahun lamanya, dikungkung oleh pemerintahan penjajah saat itu, serta tak diizinikan untuk laksanakan syariat haji.

Sejak saat itu hubungan antara Kesultanan Utsmani dengan masyarakat Nusantara semakin menguat. Terlebih ketika Sulthan Abdul Hamid Khan II berencana menghentikan hubungan perdagangan dengan pemerintahan Belanda, hal tersebut membuat masyarakat Indonesia kembali diizinkan untuk berhaji.

Beragam perubahan yang terjadi hingga Abad ke 21, dari model Kesultanan hingga Republik. Dari berbagai pelarangan seperti menghapus bahasa Arab dari berbagai literatur dan bahasa sehari-hari, pengumandangan Adzan dengan bahasa Turki, serta pelarangan syariat Jilbab bagi muslimah hingga mendapat izin untuk difungsikan kembali.

“Semua itu tak lepas dari peran para tokoh pembesar dunia macam Bediuzzaman Said Nursi, Hasan al Banna hingga Agus Salim di Indonesia. Dari berbagai pengaruh para tokoh besar dunia itulah melahirkan beragam pemimpin di era Republik Turki seperti Adnan Menderes, Necmettin Erbakan hingga Recep Tayyip Erdogan. Melalui visi universal yang telah melekat pada masa Kesultanan Utsmani, sehingga mereka mampu jalankan roda demokrasi berkualitas dengan membawa Turki yang maju layaknya saat ini.”

Dan tidak hanya itu, peran serta Turki dalam dunia kemanusiaan selalu tampil di garis terdepan, bagaimana keberpihakannya pada masyarakat Palestina, Suriah, Mesir hingga Rohingnya.

Senada dengan hal tersebut, pihaknya menambahkan bahwa kedepan Komunitas Sahabat Erdogan akan merutinkan kegiatan bersifat rutin berkala seperti diskusi sejarah peradaban Turki, peningkatan literasi hingga program kursus bahasa Turki.

“Iya mengawali kegiatan yang ada di komunitas kami ini kedepan rencananya kami akan rutinkan dengan kegiatan yang ringan dulu. Kami akan adakan diskusi terkait sejarah peradaban di Turki dan Indonesia, pendalaman literasi terkait Turki sendiri hingga program kursus bahasa Turki. Semua kami buka untuk umum.” tambahnya.

Kegiatan diskusi publik tersebut turut diisi oleh berbagai narasumber seperti Ferry Nur selaku Ketua Umum  Komite Solidaritas untuk Palestina (KISPA) dan Senior Redaktur Kantor Berita Turki Anadolu Agency, Muhammad Pizaro, serta ratusan peserta yang hadir pada diskusi tersebut.*/kiriman Ricky (Jakarta)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Irena Center juga akan Melaporkan Sukmawati ke Bareskrim Polri
Tulisan selanjutnya “2019GantiPresiden” Saja Dinilai Tak Cukup, Perlu Disiapkan Pemimpinnya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

Berita
2 September 2026 21:40
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?