Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Para Dai Ditekankan bisa Menulis untuk Berdakwah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Januari 2019 18:08 6:08 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Januari 2019 18:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Para dai ditekankan agar dalam dakwahnya juga dapat menulis. Demikian salah satu poin dari acara Pelatihan Dai Menulis yang digelar di Kota Bekasi, Jawa Barat, Ahad (20/01/2019).

Wartawan senior Irwan Kelana menekankan para dai untuk dapat menulis dengan memanfaatkan sarana yang tersedia, terutama media sosial.

“Media sosial dapat digunakan para dai untuk menulis sebagai sarana dakwah. Untuk apa dai menulis, pertama mengabarkan berita kegiatan, kedua menginspirasi, ketiga mengedukasi, dan keempat mengajak partisipasi,” jelasnya sebagai salah seorang pembicara.

Untuk dapat menjalankan hal tersebut, Irwan Kelana yang juga cerpenis itu mendorong agar para dai memiliki sudut pandang yang benar.

“Dalam menggunakan media sosial sebagai sarana dakwah, para dai mesti memahami bahwa kegiatan menulis pengalaman berdakwah adalah jalan dakwah. Jadi, bukan riya atau sum’ah, melainkan tahaddus binni’mah,” tegas jurnalis Republika ini.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Dalam acara yang dimoderatori Ketua Umum Penulis Muda Indonesia (PENA) Imam Nawawi itu, hadir pula sebagai pemateri, Mahladi wartawan senior hidayatullah.com.

Mahladi mengatakan, pantangan dalam menulis itu cuma ada tiga. Yaitu memulai menulis, mengatasi godaan untuk berhenti menulis, dan bagaimana berusaha selalu menjadi lebih baik.

Menurutnya, cara menulis bagus itu cuma butuh dua kata; “Perbaiki Niat”. Kalau niat sudah lurus maka akan mudah ke depannya. Biar tulisan menarik, kuncinya pada data atau diksi pilihan kata yang baik.

“Kalau ada data mau diapakan juga akan menarik.”

Sedangkan diksi bermain pada suku kata, mengolah kata, bagaimana data yang sederhana menjadi informasi yang menarik. Di sisi lain, disebutkan, kebanyakan orang malas menulis karena tidak mendapat apresiasi.

Sebenarnya, menulis itu mudah; ambil pulpen, kertas, lalu menulis, selesai. Menulis pun sederhana sekali. Hanya menggunakan 5W+1H; What, Who, Where, When, Why + How (apa, siapa, dimana, kapan, kenapa, dan bagaimana). Hanya itu saja yang di ulang-ulang.

“Mungkin bagi kita tidak menarik tapi bagi orang orang yang membaca menarik. Ada gambar, terus ada deskripsinya di bawah pasti orang senang karena dapat informasi.”

PENA Jabodebek

Di akhir acara pelatihan dai menulis tersebut, dilakukan peluncuran PENA Jabodebek. Simbolisasi penyerahan amanah Ketua PENA Jabodebek dilakukan Imam kepada saudara Hidayatullah, aktivis dakwah di Bekasi.

Imam menjelaskan, fokus utama PENA ada tiga hal. Pertama, mengadakan kegiatan menulis. Kedua, membuat kelompok-kelompok menulis. Ketiga, menerbitkan tulisan-tulisan seluruh anggotanya.

Literasi menjadi penting di tengah peradaban manusia, ia menjadi senjata utama bagi perubahan.

“Saat ini kita sedang menghadapi perang literasi, kita akan menjadi subjek yang membawa perubahan untuk literasi Islam itu ke depan,” ujar Imam dalam acara di Islamic Center Bekasi pada rangkaian acara Raker Wilayah Jabodebek Hidayatullah IV itu.

Siapa saja boleh terlibat, dalam kegiatan tulis menulis di PENA.

“PENA membuka diri untuk siapa pun yang mau terlibat aktif di dalam kegiatan tulis menulis,” ajaknya.

Sekarang PENA sudah hadir di beberapa kota antara lain, Jakarta, Surabaya, Balikpapan, Makassar. Akan hadir pula di Jogja dalam waktu dekat.

Ada pun kegiatan halaqoh menulis yang disampaikan oleh pemateri bisa jadi akan selalu beriringan, saling mendukung.

“Jadi insyaallah ada irisan dengan apa yang disampaikam oleh ust Mahladi Murni, kalau ada yang namanya halaqoh menulis maka di situ bisa juga menjadi bagian dari PENA itu sendiri.”* Ibnu Sufyan/Abu Ilmia/PENA

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:daidakwahdakwah HidayatullahHidayatullahmenulispenaPenulis Muda Indonesiatulis menuliswartawan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ahok Bebas 24 Januari, PDIP Persilakan Bergabung
Tulisan selanjutnya Oxfam: Naikkan Pajak Orang Kaya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Berita
31 Agustus 2026 20:47
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?