Hidayatullah.com– Hari ini kebahagiaan menyelimuti keluarga besar Pesantren Hidayatullah Sulawesi Selatan (Sulsel). Momen yang ditunggu-tunggu oleh santri-santri senior Hidayatullah Sulsel akhirnya tiba juga.
DPW Hidayatullah Sulawesi Selatan hari ini, Rabu (28/08/2019) menggelar Pernikahan Mubarak 12 Pasang Santri Hidayatullah Sulawesi Selatan.
Pernikahan Mubarak kali ini digelar di Pesantren Hidayatullah Pare-pare. Bertempat di Masjid Pesantren yang baru.
Tampak hadir dalam deretan undangan mulai dari Wali Kota Pare-pare yang diwakili oleh Kabag Kesra, Pengurus DPP Hidayatullah, Dewan Mudzakarah, Pengurus DPW se-Sulawesi dan Pengurus DPD se-Sulsel. Hadir pula jamaah Hidayatullah Pare-pare dan keluarga mempelai penganten putra dan putri.
Acara pernikahan 24 santri-santriwati itu diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, lalu dilanjutkan dengan pembacaan khutbah nikah oleh Kabid Pengkaderan DPP Hidayatullah Sholeh Usman.
Setelah itu dilanjutkan dengan prosesi akad nikah yang dipimpin oleh Kemenag/Penghulu KUA Pare-pare.
Bada prosesi akad nikah, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan oleh Ketua DPW Hidayatullah Sulsel Mardhatillah, Pembina Hidayatullah Sulsel Aziz Kahar Mudzakkar, dan Wali Kota Pare-pare yang diwakili oleh Kabag Kesra Arianto.
Sebagai penceramah dalam taushiyah pernikahan Mubarak menghadirkan Dewan Mudzakarah Pusat Hidayatullah Naspi Arsyad.
Terakhir, acara Pernikahan Mubarak ditutup dengan ramah tamah dan Walimatul ‘Ursy.
“Pernikahan bukan sekadar proses tahliilul ‘alaaqah (legalisasi hubungan), tapi juga bagian dari mata rantai re-generasi sebagai kewajiban Muslimin demi perjalanan dakwah dan tarbiyah yang berkelanjutan,” pesan Naspi.* Kiriman Dayat