Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Jelang Munas V(irtual) Hidayatullah Gelar Berbagai Acara: Webinar Milenial dan Pernikahan 20 Pasang

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 17 September 2020 18:34 6:34 pm
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 17 September 2020 14:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Menjelang Musyawarah Nasional V Hidayatullah yang digelar secara virtual pada akhir Oktober mendatang, Hidayatullah menggelar berbagai acara pra Munas. Kegiatan-kegiatan tersebut antara lain sejumlah webinar dengan berbagai tema, pembicara, dan waktu berbeda; Pernikahan Mubarak 20 Pasang Santri; Tabligh Akbar Muslimat Hidayatullah; Sharing Kepengasuhan; Seminar Parenting Nasional, dan lain sebagainya.

Sebelumnya Hidayatullah lewat Islamic Medical Service (IMS) juga menggelar acara Pembinaan dan Pendampingan Para Sahabat Tobat (SOBAT) di Bogor, Jawa Barat, dengan penerapan protokol kesehatan, awal bulan ini.

Humas Panitia Munas V(irtual) Hidayatullah dalam keterangan kepada wartawan, Rabu (16/09/2020), menjelaskan, hingga saat ini, panitia terus melakukan berbagai persiapan untuk mensukseskan Munas tersebut.

Dijelaskan, webinar perdana pra Munas V(irtual) Hidayatullah digelar pada Sabtu (12/09/2020) sore, dengan tema “Perlukah Milenial Muslim Berorganisasi? Format Organisasi Kepemudaan Muslim yang Lebih Friendly”.

Webinar ini diisi oleh dua pemateri, yaitu Ketua Umum Pemuda Hidayatullah, Imam Nawawi M.Pd.I, yang juga penulis berbagai buku motivasi kepemudaan dan Ketua Umum Pemuda Dewan Masjid Indonesia (DMI), Drg Muh. Arief Rosyid, M.KM.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Arief merupakan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) periode 2013 – 2015. Ia dikenal sebagai dokter yang hijrah menjadi aktivis yang peduli pembangunan SDM muda.

Webinar ini dilangsungkan melalui zoom, dipandu host Suhardi Sukiman, mantan Ketua Umum Pemuda Hidayatullah yang kini Ketua Persaudaraan Dai Indonesia (Posdai) DKI Jakarta. Webinar tersebut disiarkan secara live streaming melalui kanal Youtube Hidayatullah.id.

Sementara itu, acara Walimatul ‘Urs Pernikahan Mubarakah 20 Pasang Santri digelar di Masjid Ar-Riyadh, Kampus Ummul Quro Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan, Kalimantan Timur, Ahad (13/09/2020) pagi.

Pada acara ini, panitia menerapkan protokol kesehatan dalam upaya turut mencegah penyebaran Covid-19. Panitia antara lain melakukan pembatasan jumlah tamu, pembatasan jarak antara pengantin, termasuk pemisahan antara pengantin putra dan putri serta para tamu masing-masing. Para pengantin, panitia, dan tamu undangan pun menggunakan masker.

Menariknya, proses akad para pengantin dilakukan secara bergelombang dengan tempat dan waktu berbeda-beda.

Penyampaian Materi Webinar

Dalam penyampaiannya, Ketua Umum Pemuda Hidayatullah, Imam Nawawi mengatakan, dengan banyaknya persoalan yang dihadapi bangsa saat ini seperti kemiskinan, putus sekolah, pandemi, sesungguhnya tidak akan bisa dilakukan sendiri-sendiri.

Menurutnya dibutuhkannya upaya bersama terutama dari kaum milenial untuk bergerak dalam satu roda.

“Banyak tantangan dan persoalan bangsa yang setiap hari muncul. Tentunya dibutuhkan upaya bersama untuk menyelesaikan persoalan ini,” ucap penulis buku Sabar Membawa Nikmat, Mengangkat Derajat ini sebagaimana siaran pers panitia Munas V(irtual) Hidayatullah kepada media, Rabu (16/09/2020).

Imam menjelaskan, jikalau melihat perkembangan zaman teknologi untuk saat ini, sesungguhnya manusia bisa saja bersantai-santai dan tidak lagi banyak melakukan aktivitas. Misalnya, memesan makanan bisa secara daring, belajar jarak jauh, dan sebagainya.

Namun, Imam mengatakan, sesungguhnya kehidupan itu bukan sebatas memenuhi kebutuhan pribadi saja, banyak hal yang mestinya bisa dilakukan bersama.

“Tentunya sebagai manusia, kita tidak dapat melakukan apa saja secara sendiri secara terus menerus, karena hal tersebut sebagai konsekuensi menjadi manusia. Akan banyak hal yang bisa dilakukan jika kita bersama-sama,” jelasnya.

Hal tersebutlah yang menjadikan alasan mengapa organisasi sangat penting terlebih lagi di kalangan milenial. Imam menjelaskan bagaimana sesungguhnya sistem organisasi seperti layaknya tubuh manusia.

“Organisasi itu layakanya tubuh manusia. Yang terbagi menjadi beberapa bagian dengan fungsi dan kelebihannya masing-masing. Sesungguhnya kita akan merasakan kemanafatan yang sangat besar jika setiap fungsi itu berjalan dengan baik,” terang Imam.

Imam juga mengatakan, sesungguhnya organisasi juga harus memberikan manfaat yang besar kepada masyarakat. “Organisasi harus benar-benar menampakkan jati dirinya. Tidak boleh sekadar nama saja. Sehingga upaya menebarkan manfaat dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, generasi milenial sesungguhnya harus mampu berpikir jauh ke depan atas apa yang akan terjadi dan juga berpikir kritis. “Sehingga persoalan-persoalan yang akan dan sedang dihadapi bangsa dapat segera teratasi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pemuda DMI Arief Rosyid, mengatakan, umat Islam di Indonesia mempunyai pekerjaan rumah yang amat besar terkait perkembangan okonomi Islam.

Menurutnya, pandemi Covid-19 merupakan suatu kesempatan besar untuk membuktikan bahwa Islam merupakan sebuah solusi, terkhusus di bidang ekonomi.

“Tentunya kita mempunyai PR bagaimana agar ekonomi Islam dapat secepetnya bangkit. Pandemi kali ini merupakan sebuah kesempatan besar untuk membuktikan bahwa ekonomi Islam merupakan sebuah solusi,” ujar Arief.

“Dalam suatu krisis, keadaan biasanya dapat berbalik 180 derajat. Maka jika kita seringkali mengeluh akan ekonomi Islam yang lesu, mungkin inilah saat kebangkitanya,” jelasnya.

Arief juga mengapresiasi Hidayatullah yang secara konsisten memerhatikan dan berusaha menumbuhkan ekonomi umat.

“Sebuah apresiasi yang sangat besar kepada Hidayatullah, karena secara istiqamah memerhatikan tumbuhnya ekonomi Islam di Indonesia,” ucapnya.

Dengan banyaknya organisasi Islam, terkhusus kepemudaan Islam, Arief berpendapat bahwa membangun kebangkitan ekonomi Islam tidak bisa dibebankan kepada satu organisasi saja. Dibutuhkan upaya bersama-sama sehingga apa yang diharapkan dapat segera tercapai.

Ia berharap berbagai perbedaan seperti pandangan politik dan lain sebagainya bukan menjadi persoalan untuk bersatu.

“Dengan banyaknya pemuda organisasi Islam, tentunya suatu kesyukuran. Karena upaya mendorong kebangkitan ekonomi umat dapat segera tercapai. Tentunya ini merupakan tanggung jawab bersama. Jika hanya masalah perbedaan pandangan politik, tentunya itu jangan jadi penghalang,” pungkas Arief.

Selama pra Munas, Hidayatullah akan menggelar webinar-webinar selanjutnya dengan pemateri beragam, mulai tokoh nasional hingga tokoh agama. Munas V Hidayatullah akan digelar secara virtual pada 29-31 Oktober 2020.

Pernikahan dengan Protokol Kesehatan

Sedangkan Ketua Panitia Pernikahan Mubarak di Balikpapan, Ustadz Naspi Arsyad, Lc menjelaskan, pernikahan ini adalah sebuah penajaman dari warisan nilai dan kepedulian terhadap Indonesia lewat dakwah.

“Pekerjaan keummatan seperti Pernikahan Mubarak ini adalah warisan nilai dan kepedulian terhadap kader dakwah dari Pendiri Hidayatullah, Ustadz Abdullah Said rahimahullah,” ungkapnya sebagaimana siaran pers panitia Munas V(irtual) Hidayatullah kepada media, Rabu (16/09/2020).

Salah seorang pengantin, M. Khuluqun Azhim asal Samarinda mendapatkan pasangan, Farhah Nur Azkiah dari Tangerang Selatan. Azhim menyebutkan, Pernikahan Mubarak adalah langkah awal untuk menjadi generasi bangsa yang siap totalitas dalam dakwah.

“Saya mengikuti Pernikahan Mubarak ini dalam upaya menjaga semangat diri untuk terus bisa bermanfaat bagi umat,” ucapnya.

Pernikahan Mubarak merupakan agenda yang terus dilangsungkan oleh Pesantren Hidayatullah, bahkan kini tidak saja di Ummul Quro Gunung Tembak tapi juga mulai rutin digelar di berbagai kampus Hidayatullah, seperti Makassar, Surabaya, Depok, Batam, dan beberapa daerah lainnya.

Peserta Pernikahan Mubarok terbesar pernah diikuti oleh 100 pasang santri yang kala itu sempat dihadiri oleh mendiang Presiden RI ketiga, Prof. Dr. BJ. Habibie.

Pada masa pandemi Covid-19 saat ini, pernikahan massal tersebut digelar dengan menerapkan protokol kesehatan. Saat di pelaminan, misalnya, para pengantin diatur tempat duduknya dengan berjarak.

Dalam acara yang disiarkan live streaming di kanal Youtube LPPH Gunung Tembak itu, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Balikpapan Ustadz Hamzah Akbar menilai bahwa menggelar pernikahan di tengah pandemi tersebut merupakan tantangan tersendiri. Ia menilai, menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi merupakan kebaikan yang mesti dipatuhi. Sementara menikahkan para pemuda-pemudi bangsa juga suatu kebaikan.* Humas Munas V Hidayatullah

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Munas V HidayatullahPernikahan MubarokahProtokol KesehatanWebinar Milenial
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ras amerika Para Wanita Tahanan Imigrasi di Georgia AS Diambil Rahimnya
Tulisan selanjutnya Eks Bos Atletik Dunia Divonis 4 Tahun Penjara karena Korupsi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?