Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Bangun Tradisi Ilmu, SPI Berharap Peserta Jadi Duta Peradaban Islam

Ahmad
Terakhir diupdate: 6 Februari 2021 12:56 12:56 pm
Ahmad
Dipublikasikan 6 Februari 2021 12:56
Bagikan
Sekolah Pemikiran Islam (SPI)
Bagikan

Hidayatullah.com–Kelas perdana Sekolah Pemikiran (SPI) Jakarta ke-11 diselenggarakan pada Rabu (03/02/2021) malam. Karena pandemi Covid-19 yang sudah hampir setahun terjadi Indonesia dan belum juga menunjukkan tanda-tanda akan berakhir, melatarbelakangi pengurus SPI Jakarta menyelenggarakan kelas secara daring.

“Kelas daring SPI Jakarta 11 ini adalah yang pertama kali diadakan sejak 2015 atau sejak SPI Jakarta berdiri,” ungkap Chandra Yudhangkara selaku Kepala SPI Jakarta pada pembukaan kelas perdana SPI Jakarta 11.

SPI sebagai lembaga pendidikann non-formal yang fokus pada diskursus perang pemikiran (ghazwul fikr) memutuskan untuk tidak menyelenggarakan kelas reguler pada 2020 lalu. Sekolah yang memiliki slogan “Menggapai kemenangan, membangun tradisi ilmu” ini dibuka dengan penyampaian tata tertib selama sekolah berlangsung oleh Kepala SPI Jakarta.

Di antara tata tertib ini berisi tentang adab ketika kelas berlangsung, ketentuan kehadiran dan ijin, sampai dengan ketentuan pengerjaan dan pengiriman tugas untuk peserta.  Selanjutnya materi pendahuluan disampaikan oleh Akmal Sjafril selaku Kepala SPI Pusat.

“Ghazwul fikr atau perang pemikiran yang mendera umat Islam akhir-akhir ini semakin massif dan harus benar-benar diperangi. Hal tersebutlah yang melatar belakangi berdirinya Sekolah Pemikiran Islam (SPI) pada akhir 2014 lalu. Hingga saat ini, SPI sudah tersebar di tiga kota besar, yakni Jakarta, Bandung dan Tangerang dan insyaAllah akan segera launching setelah lebaran tahun ini di Padang dan Yogyakarta,” jelas penulis buku Islam Liberal 101 ini.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Menurut Akmal, yang ditekankan dalam visi SPI adalah mengembalikan kejayaan peradaban islam dan tradisi ilmu. Tujuan utamanya adalah dengan tradisi keilmuan yang dimiliki SPI, maka kita akan dapat mengembalikan kejayaan peradaban islam.

Dalam salah satu materi dari kurikulum untuk semester dua nanti, ada materi “Musim Semi Peradaban Islam” dulunya materi ini bernama “Golden Age”, namun karena penamaan materi tersebut lebih dekat kepada perspektif barat, maka penamaannya pun diubah. Hal tersebut dilakukan salah satunya ialah karena menurut Syed Muhammad Naquib al-Attas, sejarah kejayaan Islam itu pasti berulang layaknya musim semi.

“Saya berharap alumnus SPI di manapun akan menjadi duta Islam yang baik dan bisa mengajak saudara-saudaranya yang lain untuk turut menegakkan tradisi ilmu, sebab hanya dengan begitulah kejayaan Islam bisa dicapai,” pungkas Akmal yang juga founder dari #IndonesiaTanpaJIL ketika ditanya tentang harapannya terhadap peserta dan alumnus SPI.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:peradaban IslamSekolah Pemikiran IslamSPItradisi ilmu
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rakerwil PEMHIDA Jatim Bertekad Lahirkan Jurnalis Pemuda Muslim
Tulisan selanjutnya Fatwa MUI tentang Pluralisme Agama Perlu Terus Digaungkan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Berita
29 Agustus 2026 09:56
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?