Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Tidak Cukup dengan Melaknat, Perang Pemikiran Harus Dilawan dengan Cara Ilmiah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 27 Oktober 2022 12:00 12:00 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Oktober 2022 12:20
Bagikan
kuliah perdana Sekolah Pemikiran Islam (SPI) Yogyakarta Sabtu (22/10/2022) malam di lantai 2 Masjid Jogokariyan
Bagikan

Hidayatullah.com—Umat Islam saat ini harus mampu memberi respon intelektual terhadap berbagai macam prang pemikiran, bukan dengan emosi atau melaknat semata, tapi dengan cara ilmiah. Demikian salah satu materi kuliah perdana Sekolah Pemikiran Islam (SPI) Yogyakarta Sabtu (22/10/2022) malam di lantai 2 Masjid Jogokariyan yang disampaikan kepala SPI Pusat, Akmal Sjafril.

“Kita butuh sebuah respon intelektual untuk menghadapi tantangan pemikiran yang mendera umat Islam Indonesia di masa kini,” ujarnya dalam kuliah perdana yang dilaksanakan secara luring  ini, Dengan mengutip Al-Qquran Surat Al-Baqarah ayat 120.

 dihadiri oleh puluhan peserta dengan berbagai macam latar belakang.

Menurut Akmal, semua pergerakan Islam pasti memiliki semangat untuk mengembalikan kejayaan peradaban Islam. Namun hal itu hanya bisa dilakukan melalui tradisi ilmu.

“Sastrarawan Taufik Ismail bahkan berpendapat bahwa Indonesia justru mengalami kemunduran setelah kemerdekaan dan hal itu bisa terlihat dari penguasaan bahasa dan tradisi membaca anak-anak SMA-nya,” ujar pria berdarah Minang itu.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Dengan semangat ilmiah itulah Sekolah Pemikiran Islam (SPI) didirikan, kata Akmal. Pada awalnya, SPI yang didirikan pada tahun 2014 merupakan bagian dari komunitas #IndonesiaTanpaJIL (ITJ), kemudian memisahkan diri pada tahun 2015. Hingga kini, setidaknya ada empat cabang SPI, yaitu SPI Jakarta, SPI Bandung, SPI Tangerang dan yang termuda SPI Yogyakarta.

Akmal juga menegaskan bahwa apa pun yang dilakukan dengan niat lillahita’ala pasti akan menuai hasil yang lebih diridhoi. “Jangan pesimis dengan dakwah, pasti akan ada hasilnya. Bisa dilihat dari perkembangan Islam pada tahun 70-80an dibandingkan sekarang. Dulu, Indonesia berada pada fase yang sangat sekuler. Coba saja tonton Warkop DKI, itu salah satu contohnya,” pungkas pria yang sedang merampungkan studi doktoral Ilmu Sejarah di Universitas Indonesia itu.

Terkait dengan pemaparan Akmal, salah satu peserta kuliah, Avicenna Ismail Noor Esa memberi tanggapan. Menurutnya, kelas perdana ini menggugah dan memotivasinya menjadi seorang muslim yang intelektual, dengan mengedepankan argumentasi dan toleransi yang lebih sehat.*/Ale Siregar

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:perang pemikiranSekolah Pemikiran IslamSPI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Khutbah Jumat: Lima Karakter Pemuda Ideal
Tulisan selanjutnya Kesenjangan Waktu Tunggu Haji Meningkat, Kemenag Wacanakan Ubah Antrean Haji Reguler Jadi se-Nasional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Berita
31 Agustus 2026 18:22
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Terbaru

  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?