Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Info Haji & Umrah

Jelang Wukuf, Jamaah Diminta Jaga Kesehatan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Oktober 2012 05:41
Bagikan
Suasana tenda yang akan menjadi tempat jamaah haji melaksanakan ibadah wukuf, inti ibadah haji
Bagikan

Hidayatullah.com–Jamaah haji diimbau menjaga ketahanan fisik dan mental menjelang pelaksanaan kegiatan utama dalam ritual haji, wukuf di Padang Arafah tanggal 9 Dzulhijah.

Kepala Bidang Bimbingan Ibadah Haji Surahmat di Jeddah, Senin, dikutip Antara menyarankan jamaah mengurangi kegiatan di luar ibadah.

“Intinya menjaga ketahanan fisik dan mental agar siap dalam menjalan ibadah wukuf yang merupakan inti dari pelaksanaan haji,” katanya.

Jangan sampai karena mengejar ibadah sunnah malah jadi jatuh sakit saat melaksanakan wukuf, tambah dia.

Dia menjelaskan, wukuf di Arafah merupakan rukun haji yang paling utama dan tidak dapat ditinggalkan atau digantikan dengan amalan yang lain. Jika tidak wukuf maka tidak sah ibadah hajinya, katanya.

Baca Juga

Saudi Ingatkan Penyedia Layanan Haji Patuhi Aturan, Siapkan Sanksi Tegas
Mulai Minggu Depan, Arab Saudi Ubah Masa Berlaku Visa Jadi 1 Bulan
Pemerintah Rekrut Petugas Haji pada November, Dilatih di Barak 1 Bulan
BSI Catat Kenaikan Rekening Tabungan Haji 13,51 Persen Per Juli 2025
Haji 1446 H Kereta Al-Mashaaer Al-Mugaddassah dan 10.500 Titik Wi-Fi Siap Melayani Jamaah

Dia lalu mengutip hadits Rasullullah Shallallahu ‘alaaihi Wassalam yang menyatakan bahwa, “Haji adalah Arafah, barang siapa datang pada malam perkumpulan sebelum terbitnya fajar, maka sesungguhnya dia telah menemukan Haji.”

Tampat wukuf di Padang Arafah yang terletak di sebelah selatan Kota Makkah saat ini sudah banyak ditumbuhi pepohonan.

Surahmat mengingatkan bahwa Wadi Uranah (lembah uranah) yang berbatasan dengan Arafah secara geografis tidak termasuk wilayah Arafah sehingga jamaah haji tidak dibolehkan melaksanakan wukuf di Wadi Uranah.

Persiapan wukuf dilaksanakan sejak 8 Dzulhijjah, dimana seluruh jamaah haji akan berangkat menuju ke Arafah dengan pakaian ihram dan niat berhaji dari pemondokan di Makkah.

Pada malam hari seluruh jamaah haji telah berada di Arafah untuk memperbanyak zikir, berdoa, dan membaca al-Quran.

Pelaksanaan wukuf dilakukan pada tanggal 9 Dzulhijjah, dimulai setelah zawal (tergelincir matahari) sampai terbit fajar tanggal 10 Dzulhijjah.

Sebagai ibadah badaniah (ibadah fisik) pelaksanaan wukuf lebih fleksibel dari ibadah lainnya, jamaah haji yang melaksanakan wukuf tidak disyaratkan suci dari hadats kecil maupun hadats besar.

Pada saat melaksanakan wukuf disunahkan untuk memperbanyak dzikir, berdoa, tafakkur dan tadabbur, serta membaca al-Quran.

“Berdoalah yang baik-baik untuk diri sendiri, keluarga, masyarakat dan bangsa Indonesia. Berbicara atau berbincang-bincang tidak dilarang sepanjang tidak membicarakan yang kotor, berdebat atau bertengkar,” kata Surahmat.

Pada hari wukuf (yaumil `Arafah) tanggal 9 Dzulhijjah, disebut yaumil barakah, yaumil ijabah, karena pada hari itu Allah akan mengabulkan doa dan permohonan hamba-Nya.

Oleh karena itu jamaah haji disarankan berdoa untuk kebaikan dan keberkahan diri sendiri, keluarga dan masyarakat dan tidak disarankan berdoa yang jelek (negatif), karena akan membawa kemudharatan bagi diri sendiri.

Pelaksanaan wukuf diawali dengan khutbah wukuf oleh pembimbing ibadah atau ulama/kyai, kemudian shalat dzuhur dan ashar jama’ taqdim dan diqashar, baik berjamaah atau munfarid (sendiri), diakhiri dengan doa wukuf.

Selanjutnya masing-masing jamaah haji dipersilahkan untuk memperbanyak istighfar, berdzikir, berdoa, dan membaca al-Quran.

Jemaah juga disarankan menyempurnakan pelaksanaan wukuf dan menghindari hal-hal yang membatalkan wukuf dan seluruh larangan ihram.

Larangan ihram adalah berpakaian yang berjahit dan memakai penutup kepala yang melekat di kepala dan memakai sepatu yang menutup mata kaki (bagi laki-laki), memakai wangi-wangian, memotong atau mencabut rambut, memotong kuku, menutup muka dan memakai sarung tangan (bagi wanita).

Larangan lainnya, memotong atau mencabut tumbuh-tumbuhan di tanah haram, berburu binatang darat, bercumbu atau berhubungan badan antara suami isteri, serta melaksanakan akad nikah dan meminang.

Seluruh jamaah haji diimbau memahami makna wukuf secara benar dengan menghayati amalan-amalan ibadah yang dilakukannya demi memperoleh ridla Allah SWT dan diterima oleh Allah SWT ibadah hajinya atau disebut haji mabrur.

“Haji yang mabrur sangat didambakan oleh seluruh jamaah haji karena akan memperoleh balasan surga yang disediakan oleh Allah SWT, sebagaimana sabda Rasulullah dalam sebuah hadis, haji yang mabrur tidak ada balasannya kecuali Surga,” kata Surahmat.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arafahhajiidul adhaold migratewukuf
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hasil Isbat: Idul Adha Jatuh Hari Jum’at, 26 Oktober 2012
Tulisan selanjutnya Pengangkatan Ketua Umum LDII Sebagai Amirul Haj 2012 Diprotes

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaInfo Haji & Umrah

Awas Panas! Wukuf Arafah Jamaah Haji Diimbau Tetap di Kemah

4 Juni 2025 14:18
BeritaInfo Haji & Umrah

Arab Saudi Sambut Kedatangan 500 Kerabat Tahanan dan Syuhada Palestina untuk Berhaji

3 Juni 2025 13:59
Info Haji & Umrah

Tingkatkan Akurasi Prakiraan Cuaca Selama Haji, Saudi Kerahkan 18 Stasiun Pemantauan

2 Juni 2025 13:49
Info Haji & Umrah

Arab Saudi Usir 205.000 Peziarah Tanpa Izin Haji dari Makkah

2 Juni 2025 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?