Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Info Haji & Umrah

Wakil Ketua Komisi VIII: Sudah Waktunya Reformasi Manajemen Haji Indonesia

Ahmad
Terakhir diupdate: 30 September 2015 16:19 4:19 pm
Ahmad
Dipublikasikan 30 September 2015 16:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com- Undang-Undang (UU) Haji mengatakan bahwa negara harus menjamin tiga aspek kepada setiap jamaah haji Indonesia yakni bimbingan ibadah, pelayanan prima dan perlindungan keamanan.

Selama puluhan tahun Kementeriann Agama (Kemenag) hanya barkutat kepada satu sisi yang tidak pernah selesai yakni sisi pelayanan angkutan udara, pondokan, katering, angkutan darat di tanah air maupun di tanah suci.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Sodik Mudjahid dalam rilisnnya yang diterima hidayatullah.com, Rabu (30/09/2015).

Menurut Sodik aspek dalam mencapai standar pelayanan prima sampai saat ini belum optimal. Sehingga, menyebabkan dua aspek lainnya yaitu bimbingan ibadah dan perlindungan keamanan terabaikan

“Musibah Mina yang beberapa kali terjadi harus dijadikan momentum reformasi manajemen penyelenggaraan ibadah haji agar ketiga aspek jaminan negara untuk setiap jamaah bisa diberikan dengan maksimum,” kata Sodik.

Baca Juga

Saudi Ingatkan Penyedia Layanan Haji Patuhi Aturan, Siapkan Sanksi Tegas
Mulai Minggu Depan, Arab Saudi Ubah Masa Berlaku Visa Jadi 1 Bulan
Pemerintah Rekrut Petugas Haji pada November, Dilatih di Barak 1 Bulan
BSI Catat Kenaikan Rekening Tabungan Haji 13,51 Persen Per Juli 2025
Haji 1446 H Kereta Al-Mashaaer Al-Mugaddassah dan 10.500 Titik Wi-Fi Siap Melayani Jamaah

Lebih lanjut, Sodik mengatakan reformasi manajemen haji bisa dimulai dengan segera diperankannya BPKH (Badan Pengelola Keuangan Haji). DPR mendesak pemerintah –sesuai dengan amanat UU– paling lambat bulan oktober tahun 2015 ini BPKH segera aktif dan tahun depan semua aspek keuangan dan pelayanan kepada jamaah dilakukan BPKH

“Sehingga jamaah haji dapat memperoleh pelayanan prima dalam hal angkutan, pondokan, catering, tenda dan sebagainya,” imbuh Sodik.

Masih menurut Sodik, dengan aktifnya BPKH untuk fokus memberikan pelayanan prima bagi jamaah maka, Kemenag harus fokus kepada dua aspek yang tidak kalah pentingnya yakni aspek bimbingan ibadah dan pemberian perlindungan dan keamamanan yang terbukti menjadi aspek vital.

“Sebab dalam perjalanan haji banyak terjadi korban baik berupa musibah kecil atau musibah besar seperti kasus Mina dan sebagainya,” cetus Sodik.

Sodik mengatakan pembenahan aspek bimbingan ibadah dimulai dengan penetapan standarisasi manasik yang sesuai syariah tetapi paling tepat dengan situasi dan kondisi lapangan. Hal ini harus ditetapkan Kemenag lalu disepakati semua pelaksana haji mulai petugas Kemenag, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) dan Penyelenggara Ibadah Haji (PIH).

“Tidak usah semua item acara haji mengejar status sempurna tetapi cukup sampai kepada status sah. Sebab, semangat ingin semua item ibadah mencapai posisi sempurna sering membuat jamaah melanggar disiplin waktu seperti jadwal pelaksanaan jumroh,” kata Sodik.

Sodik menjelaskan oembenahan aspek perlindungan keamanan dimulai dengan pendidikan dan pelatihan kepada jamaah terhadap berbagai situasi yang akan dihadapi jamaah selama haji seperti diklat keamanan di tempat pondokan, di toilet umum wanita, di jalan raya, di terowongan dan lintasan Mina, selama mabit di Muzdalifah termasuk keamanan ketika sedang tawaf dan sa’i serta upaya penyelematan diri dalam situasi dan kondisi darurat.

Menurut Sodik selama ini aspek perlindungan keamanan itu hampir tidak pernah diajarkan dan dilatihkan kepada jamaah dan hanya dijejali sisi ibadah dan doa yang karena terlalu banyak materi yang dibuat membuat jamaah jadi bosan dan pusing.

“Dengan diklat perlindungan dan keaamanan selain bermanfaat selama dalam menjalani rangkaian ibadah haji di tanah suci juga pelaksanaan manasik akan jadi lebih menarik,” kata Sodik.

Sodik menuturkan untuk mendukung penyelengaraan haji modern itu maka DPR akan melakukan langkah-langkah seperti, mendesak eksekusi BPKH secepatnya untuk memberikan pelayanan prima, menyelesaikan RUU PHU sebagai penyempurna penyelenggaraan haji modern, melakukan pengawasan dan kemungkinan penambahan APBN untuk penguatan aspek perlindungan dan keamanan jamaah.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pangeran Nawwaf bin Abdul Aziz Meninggal Dunia
Tulisan selanjutnya Paket Kebijakan Ekonomi Berbasis Domba dan Kurma (1)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaInfo Haji & Umrah

Awas Panas! Wukuf Arafah Jamaah Haji Diimbau Tetap di Kemah

4 Juni 2025 14:18
BeritaInfo Haji & Umrah

Arab Saudi Sambut Kedatangan 500 Kerabat Tahanan dan Syuhada Palestina untuk Berhaji

3 Juni 2025 13:59
Info Haji & Umrah

Tingkatkan Akurasi Prakiraan Cuaca Selama Haji, Saudi Kerahkan 18 Stasiun Pemantauan

2 Juni 2025 13:49
Info Haji & Umrah

Arab Saudi Usir 205.000 Peziarah Tanpa Izin Haji dari Makkah

2 Juni 2025 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?