Hidayatullah.com– Wabah virus corona asal China telah memberikan dampak yang cukup luas ke berbagai negara. Selain faktor ekonomi, wabah virus yang telah menelan beribu-ribu korban jiwa itu turut berdampak terhadap penyelenggaraan ibadah umrah.
Oleh karena itu, wabah virus corona diharapkan segera hilang dan berlalu.
Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI, Zainud Tauhid Sa’adi menyampaikan harapan tersebut. Sehingga, Wamenag berharap penutupan akses masuk Arab Saudi terkait wabah virus corona tidak berlangsung lama. Dengan demikian, tidak menyebabkan terganggunya persiapan pelaksanaan ibadah haji tahun 1441H/2020M.
“Kloter pertama (jamaah calon haji Indonesia) diberangkatkan pada bulan Juni, mudah-mudahan corona ini cepat berlalu, jangan sampai berdampak pada haji,” ujar Zainut ketika menerima kunjungan pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara, Jawa Tengah di ruang kerjanya, Jakarta, Kamis (05/03/2020) kutip website resmi Kementerian Agama.
Harapan senada sebelumnya diberitakan hidayatullah.com, juga disampaikan oleh Menteri Agama RI Fachrul Razi.
Baca: Menag Berharap Wabah Covid-19 Hilang, Tak Ganggu Ibadah Haji
Menag berharap kasus virus corona segera berlalu, sehingga tidak menggangu aktivitas dari penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Musim haji 1441H/2020M akan berlangsung pada bulan Juni mendatang.
“Mudah-mudahan pada Juni mendatang kasus corona tidak ada lagi sehingga jamaah haji kita dapat dengan tenang menjalankan ibadah haji,” ujar Menag berharap di sela-sela acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Menag dengan Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) tentang koordinasi pelaksanaan tugas dan fungsi dari kedua instansi di Kantor Kemenag, Jl Lapangan Banteng Barat No 3-4, Jakarta Pusat, Rabu (04/03/2020).
Kerajaan Arab Saudi, demi mencegah penyebaran virus corona, untuk sementara melakukan penangguhan perjalanan umrah. Pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Arab Saudi, belum ada keputusan terkait dibatalkannya pelaksanaan haji tahun ini akibat virus corona.
Sementara saat ini beredar luas pemberitaan sejumlah media Indonesia yang menyebut bahwa Pemerintah Arab Saudi telah menangguhkan pelaksanaan umrah sepanjang tahun 2020.
Baca: KJRI Tegaskan Tak Ada Penangguhan Umrah Selama Setahun
Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali menegaskan, sampai saat ini belum menerima informasi resmi terkait hal itu dari Arab Saudi.
Akan tetapi, Endang mengaku bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Direktur Urusan Travel Umrah Arab Saudi, Abdurrahman Al Segaf, dan memastikan bahwa berita itu tak benar.
“KUH (Kantor Urusan Haji) KJRI Jeddah sudah berkoordinasi dengan Abdurrahman Al Segaf. Dia mengatakan bahwa informasi tentang penutupan umrah selama 1 tahun di 2020 itu tidak benar,” sebut Endang lewat pesan singkat pada Kamis (05/03/2020).
Begitu pula, lanjut Endang, terkait pelaksanaan haji tahun 1441H/2020M ini, persiapan terus berjalan. “Sampai saat ini belum ada keputusan terkait dibatalkannya pelaksanaan haji dari Saudi,” ujarnya.*