Hidayatullah.com — Otoritas Arab Saudi mengatakan bahwa akan membolehkan satu juta jamaah – baik dari dalam maupun luar kerajaan – untuk melakukan haji tahun ini setelah dua tahun terakhir hanya menerima beberapa ribu jamaah haji lokal.
Melansir Al Jazeera pada Sabtu (09/04/2022), Kementerian Haji dan Umrah menegaskan bahwa haji tahun ini hanya akan membolehkan calon jamaah yang telah divaksinasi Covid-19 lengkap dan berusia di bawah 65 tahun.
“Sangat penting bagi pemerintah Penjaga Dua Masjid Suci untuk menjaga keselamatan dan keamanan jemaah haji serta pengunjung Masjid Nabawi sambil memastikan bahwa jumlah maksimum Muslim di seluruh dunia dapat melakukan haji dan mengunjungi Masjid Nabawi dalam suasana yang aman dan spiritual,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan pada Sabtu pagi.
Calon jamaah haji dari luar Arab Saudi juga harus menampilkan hasil tes PCR negatif yang diambil tidak lebih dari 72 jam sebelum keberangkatan mereka ke Kerajaan, lanjut pernyataan itu.
Haji tahun ini akan jatuh pada bulan Juli dengan jumlah yang diizinkan dari masing-masing negara di bawah sistem kuota.
Hanya beberapa ribu orang yang diizinkan melakukan haji pada tahun 2021 karena pandemi COVID-19, dan hanya 1.000 orang pada tahun sebelumnya.
Sebelum pandemi, setiap thaunnya sekitar 2,5 juta orang melakukan perjalanan haji ke Arab Saudi.*