Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Info Haji & Umrah

Asosiasi Travel Nilai Pelibatan Unicorn ke Bisnis Umrah Meresahkan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 Juli 2019 17:25 5:25 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Juli 2019 17:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Permusyawaratan Antarsyarikat Travel Umrah dan Haji Indonesia (PATUHI) mengungkapkan bahwa rencana pelibatan dua unicorn di Indonesia terkait bisnis penyelenggaraan umrah telah menimbulkan keresahan masyarakat.

“Akhir-akhir ini masyarakat kita resah ketika tanggal 5 Juli lalu beredar pemberitaan bahwa pemerintah melaksanakan MoU dengan Arab Saudi menggandeng unicorn raksasa Traveloka dan Tokopedia,” ujar Ketua Harian PATUHI) Artha Hanif, Kamis (18/07/2019) kutip INI-Net di Jakarta.

Hari ini Komisi VIII DPR RI mengelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama asosiasi penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) membahas rencana umrah digital yang digarap pemerintah Indonesia dengan pemerintah Saudi.

Ketua Komisi VIII DPR, Ali Taher Parasong, mengaku turut gelisah melihat ketidakberdayaan umat Islam menghadapi dominasi perusahaan berbasis teknologi.

Ia mengatakan, pengusaha Muslim, dalam hal ini PPIU perlu bersinergi memperkuat pelayanan dan membangun inovasi.

Baca Juga

Saudi Ingatkan Penyedia Layanan Haji Patuhi Aturan, Siapkan Sanksi Tegas
Mulai Minggu Depan, Arab Saudi Ubah Masa Berlaku Visa Jadi 1 Bulan
Pemerintah Rekrut Petugas Haji pada November, Dilatih di Barak 1 Bulan
BSI Catat Kenaikan Rekening Tabungan Haji 13,51 Persen Per Juli 2025
Haji 1446 H Kereta Al-Mashaaer Al-Mugaddassah dan 10.500 Titik Wi-Fi Siap Melayani Jamaah

“Gelisah juga kita, hampir semua lini kita tak berdaya, bisa kita (DPR) perkuat dari regulasi. Tapi penanganan travel yang kualitatif itu juga diperlukan,” ungkapnya.

Baca: Syarikat Penyelenggara Umrah-Haji Tolak Pelibatan Unicorn

Asosiasi mengatakan, persoalan ini penting untuk dibahas karena telah menimbulkan keresahan di masyarakat.

Artha berpendapat, kerja sama yang digagas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Kemkominfo Saudi dengan menggandeng dua unicorn tersebut adalah hal wajar karena urusan platform digital merupakan domain mereka. Namun, lanjut Artha, asosiasi PPIU yang diwakili PATUHI meminta ketegasan DPR guna menengahi kewenangan penyelenggaraan ibadah umrah agar tidak tumpang tindih.

Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah menegaskan bahwa perjalanan ibadah umrah dilakukan melalui PPIU.

“Tapi Menkominfo tidak melibatkan PPIU sama sekali, kami punya kecenderungan, secara bertahap Traveloka dan Tokopedia akan terus masuk pada arena PPIU yang di dalamnya kuat nuansa bisnis yang bernilai ibadah,” ungkapnya.

Sementara itu, pantauan hidayatullah.com, keresahan masyarakat juga terlihat di media sosial terkait akan dilibatkannya dua unicorn tersebut dalam penyelenggaraan umrah. Sejumlah pengguna media sosial khawatir jika pelibatan unicorn tersebut dalam penyelenggaraan ibadah umrah tersebut akan merugikan umat Islam dan PPIU yang ada selama ini.

“Nasib Ribuan BPI Haji & Umroh harus diperhatikan. Jangan sampai keberadaan UNICORN membunuh mereka. Unicorn Garap Bisnis Umrah, Ribuan Jasa Travel Terancam Pailit,” ujar pengguna media sosial Mbak Ana Khozanah @ana_khoz di Twitter, Kamis.

Baca: Kemenag Terbitkan Regulasi Baru Atur Penyelenggaraan Umrah

Sedangkan DPP Syarikat Penyelenggara Umrah Haji Indonesia (SAPUHI) menolak rencana pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) melibatkan dua unicorn terkait bisnis penyelenggaraan ibadah umrah.

“SAPUHI menolak untuk menerima keterlibatan Traveloka dan Tokopedia dalam bagian apapun pada bisnis penyelenggaraan ibadah umrah,” ujar Ketua Umum Sapuhi, Syam Resfiadi, dalam siaran persnya diterima hidayatullah.com di Jakarta, Rabu (17/07/2019).

Sebelumnya, Indonesia-Saudi telah meneken MoU Ekonomi Digital pada Kamis (04/07/2019) lalu yang diwakili Menkominfo Rudiantara, dengan Menkominfo Arab Saudi, Abdullah Alshawa.

Kedua pemerintahan sepakat memperkuat kerja sama ekonomi digital. Dalam kesempatan ini, Rudiantara juga menjelaskan potensi kerja sama Indonesia-Arab Saudi terutama berkaitan dengan umroh. Menurutnya, pasar umrah merupakan captive market yang potensial, baik untuk Saudi maupun Indonesia. Karena semua umat Muslim akan menunaikan ibadah umrah.

Menurut klaim Rudiantara, pengembangan startup aplikasi umrah digital yang akan digarap bersama oleh pemerintah Indonesia dan Saudi itu tidak akan mengganggu bisnis biro travel yang selama ini sudah berjalan.

“Situasinya sama saja dengan biro travel yang dulu ada, sekarang juga masih ada ketika bisnisnya bergeser ke ranah online. Hanya saja sekarang menjadi merchant-nya Traveloka dan platform lainnya. Jadi tergantung pasarnya, ada pasar yang retail, ada yang non-retail. Tidak perlu khawatir,” klaim Rudiantara dalam sesi press conference usai penandatanganan memorandum of understanding (MoU) kolaborasi di Riyadh, Kamis (04/07/2019) waktu setempat.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bisnis haji-umrahKemkominfoPATUHIPPIURudiantaratravel umrahumrahunicorn
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Syarikat Penyelenggara Umrah-Haji Tolak Pelibatan Unicorn
Tulisan selanjutnya Bimas Islam Ajak Umat Produktifkan Lahan Wakaf

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaInfo Haji & Umrah

Awas Panas! Wukuf Arafah Jamaah Haji Diimbau Tetap di Kemah

4 Juni 2025 14:18
BeritaInfo Haji & Umrah

Arab Saudi Sambut Kedatangan 500 Kerabat Tahanan dan Syuhada Palestina untuk Berhaji

3 Juni 2025 13:59
Info Haji & Umrah

Tingkatkan Akurasi Prakiraan Cuaca Selama Haji, Saudi Kerahkan 18 Stasiun Pemantauan

2 Juni 2025 13:49
Info Haji & Umrah

Arab Saudi Usir 205.000 Peziarah Tanpa Izin Haji dari Makkah

2 Juni 2025 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?