Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rakyat Afghan Tolak Pasukan AS dan Inggris

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 Mei 2003 07:07 7:07 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Mei 2003 07:07
Bagikan
Bagikan

Lama tak terdengar kabarnya, rakyat Afghanistan yang telah setahun ini dibawah kendali pasukan AS tiba-tiba melakukan protes menolak segala bentuk campur tangan Amerika di negara itu.

Sekitar 300 penduduk Afghanistan meneriakkan slogan anti-Amerika dan anti-Inggris di Kabul, Selasa, (6/5), kemarin dalam unjuk yang pertama kali sejak Taliban digulingan dan negara ini dijajah AS pada 2001.

Para pengunjuk rasa melakukan protes pada kaki tangan pemerintahan boneka AS dan Presiden Hamid Karzai yang didukung tangan Amerika Serikat.

Beberapa pengunjuk rasa mendesak pengunduran diri tentera AS dan telah tiba waktunya untuk melakukan perlawanan terhadap segala bentuk penjajahan AS seperti yang telah berlaku pada penjajahan Inggris dan Soviet pada abad ke-20.

“Kami tidak ingin orang Inggris dan AS.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami ingin Islam memerintah. Kami ingin keselamatan. Mereka gagal membawanya kepada kami dan kami mau mereka keluar dari sini!” teriak pelajar pada Universitas Kabul.

Unjuk rasa di Afghan ini dipimpin oleh ilmuwan, Sediq Afghan, seorang ahli filsafat yang dikenal sebagai pengkritik rejim komunis tahun 1980-an.

Sediq bersumpah akan mengadakan demonstrasi secara aman hingga permintaan penduduk Kabul dipenuhi.

Sediq juga mengatakan, perkembangan Islam di Afghanistan terus mundur sejak datangnya AS. Yang dapat dilihat sejak Taliban digulingkan, katanya, kaum wanita tidak lagi memakai pakaian tradisi Afghanistan dan meruaknya Internet yang secara sengaja disebarkan ke masyarakat.

Demo menentang AS di Afghanistan ini merupakan unjuk rasa melawan negara penjajah di negeri itu semenjak Taliban dijatuhkan. Unjuk rasa serupa, kemungkinan akan terus berlanjut bila AS terus melakukan cara-cara liciknya.(rtr/bh/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MILF-Filipina Gagal Berunding
Tulisan selanjutnya Agresi AS Renggut 2.300 Nyawa Rakyat Baghdad

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wajib Halal Oktober 2026, Pemerintah Kedepankan Pembinaan

Berita
24 September 2026 10:39
Kompleks Makam Imam Al-Bukhari Kembali Dibuka Usai Renovasi Besar-Besaran
Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
PBB Identifikasi 214 Perusahaan Berkaitan dengan Pemukiman Ilegal Yahudi Israel

Terbaru

  • Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
  • Teladan Umar bin Khattab Ra. dalam Mengatasi Problem Gratifikasi
  • Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
  • Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
  • Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
  • Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
  • Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
  • Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
  • Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?