Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Coca-Cola Perbaharui Persetujuan Monopoli dengan Perusahaan Palestina

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 Agustus 2003 09:17 9:17 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Agustus 2003 09:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– “NBC, sebagai mitra pembotolan terhadap perusahaan minuman ringan Coca-Cola, memerankan peran penting dalam mengembangkan ekonomi…Perusahaan juga menyediakan peluang pekerjaan serentak ketika tingkat pengangguran telah melewati 45 persen,” kata Menteri Nasional Ekonomi Otoritas Palestina, Maher Al-Masri.

Pepmimpin NBC, Zahi Khouri yang baru-baru ini mengumumkan niat perusahaan untuk menggandakan investasi nya di wilayah Palestina akan meningkatkan mutu, memperluas produksi mendorong arah yang lebih banyak terciptanya pekerjaan di negara yang dirampas Yahudi itu.

NBC was established in 1998 as a franchise of the Coca-Cola Company. Based in Ramallah, NBC is an independent, privately held company. Its shareholders are local Palestinian businessmen. In addition, NBC has one sale and distribution center, located in Gaza, and three depots, located in Ramallah, Hebron and Nablus.

NBC didirikan tahun 1998 sebagai monopoli penjual minuman ringan Coca-Cola. Berpusat di di Ramallah, NBC adalah suatu perusahaan mandiri, yang otoritasnya dimiliki secara pribadi. Pemegang saham nya adalah para pelaku bisnis lokal Palestina. NBC mempunyai satu penjualan dan pusat distribusi, yang ditempatkan di Gaza. Memiliki tiga depot yang ditempatkan di Ramallah, Hebron dan Nablus.

Racun Berbahaya

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Selasa, 12/8/03 lalu, Pengadilan India mengeluarkan keputusan pelarangan Coca Cola setelah adanya laporan The Centre for Science and Environment (CSE), yang mengatakan bahwa kandungan minuman ringan milik Yahudi itu telah mengandung racun berbahaya.

CSE bahwa 12 merk keluaran Coke dan Pepsi, baik domestik atau internasional diduga telah mengandung bahan racun serangga (toxic pesticides), insektisida, termasuk lindane, DDT dan malathion . (menareport.com/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya AS Umumkan Penangkapan Hambali
Tulisan selanjutnya Pasukan AS Menemukan Islam Di Iraq

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Lancarkan Penggerebekan di Seluruh Tepi Barat, Usir 5.000 Warga Palestina

Berita
27 Oktober 2026 19:04
Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah
Kelompok Hacker Handala Bobol Sistem ‘Israel’, Curi 150 GB Dokumen Sensitif
Pekerja Pelabuhan di 20 Negara akan Gelar Mogok Kerja Serentak untuk Palestina
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan

Terbaru

  • Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak
  • Korea Selatan Pidanakan Siswa yang Curang dengan Kacamata Pintar
  • Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika
  • Akademisi Swedia Dilarang Masuk Inggris Jelang Penampilan Bersama Pendiri Palestine Action
  • LPH Hidayatullah Sambangi BPJPH, Bahas Penguatan Regulasi, Kompetensi dan Integritas Auditor
  • Madinah dan Istana Kepresidenan Yaman Jadi Target Serangan Houthi
  • Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, UBN: Jangan Beri Panggung Pendukung Genosida
  • Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
  • Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
  • Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?