Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Afghan Tetap Menakutkan Pasukan Internasional

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 25 Agustus 2003 09:47 9:47 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Agustus 2003 09:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Dalam sebuah berita yang diperoleh sebelum dipublikasikan, suratkabar tersebut mengutip pernyataan Struck yang mengatakan Jerman masih mempelajari kemungkinan penempatan satu misi di Kundus untuk melindungi para pekerja kemanusiaan sipil.

“Afghanistan bagi tentara wanita dan pria tetap merupakan satu misi berbahaya,” katanya tentang pasukan Jerman yang berdinas di Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF).

“Kita kembali menerima peringatan-peringatan akan serangan-serangan baru terhadap ISAF. Segera peringatan-peringatan itu menjadi lebih konkrit, kita akan menanggapinya segera,” kata Struck kepada suratkabar itu.

Ia mengatakan Berlin akan mempelajari kemungkinan mengirim pasukan ke Kundus untuk mengganti pasukan AS di sana guna melindungi para pekerja proyek bantuan sipil.

“Ini bukan perlindungan militer untuk satu daerah, dan juga tidak melakukan patroli, tapi hanya perlindungan militer terhadap individu, warga sipil yang membantu membangun rumahsakit-rumahsakit, sekolah-sekolah, pasokan air minum dan administrasi,” kata Struck kepada suratkabar tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Untuk perlindungan seperti itu kita tentu perlu mengirim lebih dari 100 tentara ke Kundus,” tambahnya.

Struck mengatakan ia mengharapkan parlemen Jerman akan menyetujui sebuah rancangan undang-undang yang menyerukan peran diperluas pasukan Jerman di Afghanistan.

Akan tapi ia menyatakan sebelum tentara Jerman bisa ditempatkan di Kundus, harus ada sebuah resolusi PBB untuk memperluas mnisi ISAF. Pada saat sekarang, mandat PBB untuk ISAF hanya untuk Kabul dan daerah sekitarnya.

Struck juga mengatakan NATO (Pakta Pertahanan Atlantik Utara), yang dua pekan lalu memegang komando ISAF, juga akan memainkan peran penting dalam satu keputusan mengenai perluasan operasi ISAF.

Di Kabul, jurubicara ISAF Manfred Wittig membenarkan bahwa siaga keamanan “tetap tidak berobah yaitu pada tingkat tinggi” di tengah-tengah peringatan sekarang tentang kemungkinan serangan-serangan.

Pada 7 Juni empat tentara Jerman tewas dan 29 lainnya cedera dalam serangan bom mobil bunuhdiri terhadap bus mereka ketika dalam perjalanan menuju bandara Kabul.

Serangan itu mengejutkan publik dan memicu perdebatan tajam tentang apakah pasukan Jerman yang bertugas di ISAF tidak diperlengkapi secara memadai.

Beberapa hari ini dilaporkan pasukan Taliban tengah kembali ke Afghan dan melakukan serangan terhadap pasukan sekutu dan pejabat boneka AS di negara itu.(ant)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Inggris Tarik Diplomatnya Dari Iraq
Tulisan selanjutnya Polwan Muslim AS Dorong Seragam Berjilbab

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?