Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

AS Desak Al-Azhar Batalkan Fatwa Iraq

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 Agustus 2003 07:22 7:22 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Agustus 2003 07:22
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemerintah Amerika Serikat (AS) melalui dubesnya di Mesir, David Welch, mendesak Syeikh Agung Al-Azhar Prof Dr Mohamed Sayed Tantawi agar membatalkan fatwa soal pemerintahan transisi Iraq pimpinan AS.

Fatwa ulama-ualama Al-Azhar itu sangat berbahaya bagi keamanan di Iraq, karena itu kita desak agar dibatalkan, kata Dubes Welch di Kairo Kamis (28/8). Kepada jaringan televisi berita Mesir Nile TV International, Dubes AS itu mengungkapkan bahwa Pemerintah AS menyesalkan fatwa ulama Al-Azhar itu, karena dipandang sebagai mengancam upaya stabilitas keamanan dan politik di Iraq pasca perang.

Perang di Iraq telah berakhir, dan kini sedang diupayakan untuk membangun kembali negeri itu dan selanjutkan AS akan menyerahkan kekuasaan kepada rakyat Iraq sendiri, paparnya.

Sebelumnya, pada Selasa (27/8) Dubes Welch menemui Syeikh Agung Al-Azhar di kantor pusat universitas Islam tertua di dunia itu untuk membicarakan masalah fatwa tersebut. Dubes Welch kepada wartawan seusai pertemuan dengan Syeikh Al-Azhar itu tidak banyak mengungkapkan hasil pertemuannya, namun menggambarkan bahwa pertemuannya dengan petinggi Al-Azhar itu sangat positif.

Syeikh Tantawi sendiri mengaku fatwa tersebut tidak dikonsultasikan kepada dirinya sebelum dimaklumatkan Dewan Fatwa Al-Azhar. Dewan Fatwa Al-Azhar merupakan lembaga independen. Fatwa ulama Al-Azhar yang dikeluarkan Dewan Fatwa Al-Azhar baru-baru ini pada intinya mengharamkan pemerintahan transisi Iraq pimpinan Amerika Serikat dan koalisinya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

AS tidak layak menguasai Iraq sebagai salah satu pusat peradaban Islam. Karena itu, ulama Al-Azhar mengharamkam kekuasaan AS di Iraq, demikian inti fatwa tersebut. Fatwa juga membolehkan aksi bom bunuh diri di Iraq untuk mengusir kaum penjajah AS. Bom bunuhdiri di Iraq itu merupakan bagian dari perjuangan mempertahankan martabat bangsa dan kehormatan rakyat Iraq yang dirampasnya.

Pelaku bom bunuh diri yang berpegang pada prinsip ini digolongkan mati syahid, kata fatwa tersebut. Sementara itu, di kalangan ulama Al-Azhar sendiri berbeda pendapat menyangkut fatwa yang digagas pakar hukum Islam, Prof Dr Nabawi Mohamed Al-Ash. Sekjen Lembaga Riset Islam pada Universitas Al-Azhar, Syeikh Sayed Mohamed Abu Agous menilai, fatwa tentang Iraq itu tidak proporsional karena menyangkut masalah politik.

Selain ulama Al-Azhar yang mengeluarkan fatwa tentang Iraq, sebelumnya, aktivis Ihwanul Muslimin Yordania juga melakukan fatwa sama. Ihwanul Muslimin mengeluarkan fatwa dan meminta orang Islam tidak menjadi anggota lembaga-lembaga yang dipilih AS yang belakangan dianggap wakil masyarakat Iraq untuk membentuk pemerintahan.

Tak urung, fatwa para ulama Islam ini akan semakin menyulitkan posisi AS. Di tengah semakin rapuhnya dukungan politik oleh warga setempat, semakin hari, tekanan psikologis pasukannya di lapangan terus makin melemah akibat keamanan di lapangan yang sangat menghantuinya. Minggu lalu, AS mengumumkan mengurangi pasukannya di Iraq berkaitan dengan banyaknya ancaman terhadap tentaranya yang bertugas di negeri itu. (wpd/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Yogyakarta Beredar Daging Ayam Berfomalin
Tulisan selanjutnya Muslim Kanada Protes Penahanan 18 Muslim Pakistan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Berita
3 September 2026 13:38
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Terbaru

  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?