Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Yusuf Qaradhawi Kecam Larangan Berjilbab

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Januari 2004 12:55 12:55 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Januari 2004 12:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seperti dikutip AFP, (7/1), kemarin, Yusuf Qaradhawi mengatakan, sikap Perancis yang melarang kaum muslimin mengenakan jilbab di sekolah-sekolah negeri hanya akan mengembang-biakkan sikap dan pendirian yang radikal.

“Jika hukum dilewati, kita akan mencari untuk mengajukan komplain secara resmi. Sebab peraturan ini sangat bertentangan dengan kunsititusi resmi Perancis,” ujar Qaradhawi dalam wawancaranya dengan AFP hari Selasa kemarin.

Qaradhawi, adalah warga negara Mesir yang lama tinggal di Qatar. Qaradhawi merupakan salah satu tokoh terkemukan yang fatwa-fatwanya sering banyak menjadi rujukan banyak kalangan muslim di seluruh dunia.

Menurut Qaradhawi, larangan pemerintah Perancir terhadal hak berhilbab dan beragama hanya akan ?mengembangkan pendirian yang radikal.”

Menurutnya, European council for fatwas, sebuah dewan di Eropa yang mengurusi perihal fatwa agama dan riset, di mana kini ia duduk, telah memohon pihak pemerintah Perancis untuk meninjau kembali atas larangan yang merugikan umat Islam itu dan kini tengah mengirimkan suatu delegasi ke Paris, yang dipimpin Menteri Keadilan Mauritania terdahulu, Abdullah Bin Baya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Presiden Perancis Jacques Chirac pada tanggal 17 bulan Desember 2003 lalu telah meresmikan sebuah undang-undang yang melarang muslimah Perancis mengenak hak beragamanya, berjilbab di sekolah-sekolah negeri.

Tak ayal, keputusan tidak masuk akan ini kemudian melahirkan banyak kecaman seluruh dunia khususnya umat Islam.

Bulan lalu, Qaradawi meminta Presiden Chirac untuk mengembalikan keputusannya dan mengatakan pada suratnya yang disampaikan melalui Duta Besar Perancir di Qatar dirinya mengaku sedih atas sikap Perancis tersebut.

Ia mengatakan, ?Kenapa kalian melarang perempuan memakai jilbab? Bukankah peradaban kalian mengakui HAM dalam berpakaian atau berkeyakinan sesuai yang diinginkan??

Dalam suratnya, Qaradawi juga menyampaikan, “serangan yang tak kenal henti pada Islam oleh Perancis, yang dianggap sebuah negeri penuh toleransi dan kebebasan.” (afp/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Raja Moroko Lepaskan Wartawan Yang Dipenjara
Tulisan selanjutnya Tokoh Kenya Minta FBI Diusir Dari Negara itu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Berita
20 Juli 2026 17:00
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?